Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar program green action bertajuk “talking about leadership and enterpreneurship for millenial”, di kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP Muhamad Arwani Thomafi mengatakan, kegiatan ini merupakan persembahan PPP untuk menghadirkan politik mengasyikan dan menyegarkan bagi semua kalangan.
“Alhamdulillah, kalangan milenial dan gen z di Kota Semarang menyambut baik dan mendapat respons luar biasa. Ini bagian dari komitmen PPP untuk mendekatkan semua kalangan, termasuk milenial dan gen Z,” tutur Arwani.
Baca juga : PPP Disebut Lebih Pilih Erick Thohir Dibanding Sandiaga
Arwani menyebut, PPP selalu memberikan ruang kepada kaum milenial dan gen Z. Salah satunya ialah dalam pencalegan.
“Alhamdulillah di tingkat DPR RI maupun DPRD kami selalu memberi ruang kepada sahabat milenial untuk ikut dalam pencalegan. Tentunya tidak hanya sekadar ikut dalam list untuk meramaikan, tapi merupakan kader potensial,” ungkapnya.
Baca juga : Jokowi Kembali Disambangi Ketum Partai, Kali Ini Mardiono dari PPP
Sementara, Ketua DPP PPP Bidang Milenial sekaligus Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy berharap program green action kali ini dapat menggaet kaum milenial dan gen Z untuk peduli politik.
“Berdasarkan arahan Bapak Plt Ketua Umum Muhamad Mardiono, maka terselenggara kegiatan ini. Semoga bisa menggaet kaum milenial dan gen Z untuk peduli politik,” kata Audy.
Audy mengaku membahas banyak hal dan tidak hanya soal politik. Sebab, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari latar belakang berbeda.
“Sharing kali ini bukan hanya tentang politik, bisa dilihat juga mendapat antusias yang luar biasa. Setelah Semarang, kami akan keliling ke kota-kota lainnya dengan beragam narasumber yang beda,” tambahnya.
Dia pun meminta para milenial dan gen Z untuk tidak apatis dengan politik. Sebab, menurutnya politik dapat bersentuhan dengan seluruh sisi kehidupan.
“Maka kami sebagai kaum muda harus peduli dan melek politik. Karena jika kami salah menentukan pilihan politik, itu akan berpengaruh kepada bangsa ke depan,” pungkasnya.
Adapun kegiatan ini dihadiri juga oleh vokalis element band Ferdy Tahier dan olahragawan Akbar Rais sebagai narasumber.
Sebelumnya, program green action merupakan program lanjutan setelah diluncurkan pada 27 Maret lalu oleh Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono di Senayan, Jakarta. (RO/Z-5)
Ingin melancong ke Uni Emirat Arab? Ini 7 destinasi yang cocok bagi Gen Z dan Milenial yang ingin berkunjung ke Dubai.
Wisatawan Indonesia terus menunjukkan antusiasme untuk bepergian, akan tetapi setiap generasi memiliki cara berwisata dan mencari pengalaman baru yang berbeda.
Remaja masa kini sulit lepas dari ponsel, bahkan di pesta ulang tahun. Simak ide pesta nostalgia tanpa layar yang bisa membuat mereka kembali menikmati kebersamaan.
Riset ini mengungkap perbedaan mencolok dalam cara Gen X dan Millennial mengelola pendidikan, kesejahteraan emosional, pengeluaran, dan waktu bersama keluarga.
Banyak anak muda memilih menggunakan uang untuk hal-hal yang dirasa dapat membuat mereka melupakan tekanan hidup, misalnya dengan belanja online.
Tren pembelian rumah tapak di kawasan Tangerang, khususnya Karawaci, semakin diminati, terutama oleh generasi milenial dan pasangan muda.
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei terbaru yang menunjukkan mayoritas masyarakat menolak wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dipilih oleh DPRD.
KENAIKAN harga rumah yang terus tinggi menjadi salah satu faktor harga rumah semakin sulit terjangkau, termasuk oleh gen Z. Di sisi lain, pertumbuhan pendapatan sangat minim.
Merespons bullying, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN menggelar 'Gen Z Fest: The Next Wave of Digital Natives' di Jakarta (18/12)
Di tengah perekonomian yang makin kompleks dan layanan keuangan digital yang berkembang pesat, literasi keuangan menjadi keterampilan penting bagi generasi muda Indonesia.
Tahun depan, perusahaan akan semakin berkonsentrasi pada pembangunan kualitas sumber daya manusia.
GENERASI Z (Gen Z), tercatat mendominasi pemanfaatan Akal Imitasi atau Artificial Intelligence (AI) dalam keseharian, bahkan untuk mengerjakan tugas sekolah atau kuliah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved