Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Jasa Marga mengatakan kebijakan diskon tarif tol berhasil mengajak masyarakat untuk balik di luar periode puncak arus balik dan mencegah terjadinya kepadatan arus lalu lintas menuju Jakarta.
"Saat kita evaluasi periode puncak kemarin itu lebih rendah dari prediksi. Ini juga bisa menjadi indikator bahwa memang lalu lintasnya tersebar ke hari-hari lain di periode arus balik," kata Corporate Communication and Community Development Group Head PT Jasa Marga Lisye Octaviana seperti dilansir dari Antara, Senin (1/5).
Lisye mengatakan pemerintah memprediksi puncak arus balik akan terjadi dalam dua gelombang. Gelombang arus balik pertama diprediksi terjadi pada 24-25 April, sedangkan gelombang arus balik kedua pada 30 April-1 Mei.
Baca juga: Pemerintah Klaim Skema Arus Balik Efektif
Untuk mengajak masyarakat melakukan perjalanan di luar tanggal tersebut, Jasa Marga memberikan diskon tarif tol sebesar 20% pada 27-29 April untuk perjalanan dari Gerbang Tol Kalikangkung Km 414 Semarang sampai Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) Km 72.
"Hal ini memang dalam rangka upaya mendistribusikan lalu lintas tidak menumpuk pada saat puncak (arus balik)," ujarnya.
Lisye mengatakan masih ada sekitar 465 ribu kendaraan yang belum kembali ke Jakarta atau sekitar 22,65% dari total kendaraan yang meninggalkan Jakarta selama periode Lebaran 2023.
Baca juga: Angka Kecelakaan di Masa Mudik 2023 Menurun
Meski demikian Lisye memastikan PT Jasa Marga akan terus bersiaga untuk melakukan antisipasi jika terjadi lonjakan pemudik yang masuk Jakarta.
"Antisipasi memang sudah kita lakukan sebelumnya pada arus mudik kemarin dan sudah kita persiapkan di arus balik Lebaran tahun ini, ada berbagai kapasitas yang kita tambahkan. Mulai dari pelebaran lajur hingga optimalisasi gardu khususnya di Gerbang Tol gerbang tol padat seperti Cikatama," pungkasnya. (Z-6)
Diskon tol sebesar 20% berlaku di delapan ruas strategis yang dikelola Jasa Marga pada periode Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
MEMASUKI periode libur panjang Hari Raya Waisak, Jasamarga mencatat peningkatan volume lalu lintas pada tanggal 09 Mei 2025 di sekitar Jalan Tol Jabodetabek dan Jawa Barat
Sebanyak 1.438.380 kendaraan meninggalkan wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi (Jabotabek) pada H-10 sampai H-3 libur Idul Fitri 1446 H atau selama, 21-28 Maret 2025.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) lakukan rekayasa lalu lintas one way atau sistem satu arah. Pengaturan tersebut diberlakukan dari KM 70 Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Cipali
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat peningkatan volume lalu lintas (lalin) kendaraan di sejumlah gerbang tol (GT) Trans Jawa pada H-10 sampai H-9 libur Idulfitri 1446 H/2025
PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat sebanyak 325.073 kendaraan meninggalkan wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi (Jabotabek) pada H-10 sampai H-9 libur Idul Fitri 1446 H/2025
Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi tercatat mencapai 136.612 kendaraan, atau meningkat 45,03% dibandingkan trafik normal.
Sebanyak 509.351 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada Hari H s.d H+2 periode akhir Libur Tahun Baru 2026 atau pada Kamis, (1/1) 2026 pukul 06.00 WIB s.d Minggu, (4/1) 2026 pukul 06.00 WIB.
PT Pelindo Dumai menyebutkan lonjakan penumpang akan terjadi pada akhir pekan ini.
Arus Balik: Memahami konsep ekonomi & sosial yang dinamis. Pelajari dampaknya, penyebab, dan bagaimana teori ini membentuk perubahan zaman.
Pada periode Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2025, puncak arus mudik terjadi pada tanggal 28 Maret 2025 dengan 50.576 penumpang dan 324 penerbangan.
LEBIH dari 90 persen pemudik memberikan apresiasi terhadap petugas PT Kereta Api Indonesia atau KAI yang bertugas baik di stasiun maupun di dalam kereta selama masa arus balik Lebaran 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved