Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMATUNG Indonesia, Dolorosa Sinaga direncanakan bakal datang ke Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Pematung wanita yang karyanya banyak menampilkan keimanan dan solidaritas, itu, datang ke Sikka dalam rangka melakukan survei tempat pembuatan patung Frans Seda yang telah diusulkan menjadi pahlawan nasional.
Ketua Panitia Pengusul Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Franciscus Xaverius Seda, Phillip Gobang, Minggu (2/4), menginformasikan kedatangan Dolorosa Sinaga. Sang pematung akan bertolak ke Kota Maumere, Kabupaten Sikka dalam waktu dekat.
Menurut dia, Dolorosa Sinaga ke Sikka untuk melakukan survei, lokasi pembangunan patung Frans Seda. "Kami sudah koordinasi dengan bersangkutan. Dalam waktu dekat, dia ke Sikka."
Selain ke Sikka, Philips yang juga merupakan Staf Khusus Kementerian
Komunikasi dan Informatika itu mengatakan bahwa Dolorosa Sinaga juga akan memberikan kuliah umum di Kampus Universitas Nusa Nipa tentang seni dan kebudayaan.
"Yang bersangkutan akan menjadi narasumber untuk seminar nasional yang
bertemakan : Seni, Tata Ruang, Budaya dan Politik yang akan berlangsung di Auditorium Nawacita Universitas Nusa Nipa pada Mei 2023 yang akan datang bersama sejumlah narasumber," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor I Unipa, Jonas KGD Gobang mengaku sudah bertemu Dolorosa Sinaga di rumah budaya "Beranda Rakyat Garuda" di Jakarta Timur.
"Kampus Unipa terus mengembangkan kegiatan kebudayaan dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak termasuk dengan kelompok budayawan, seniman dan praktisi. Dolorosa diundang dalam seminar sebagai seorang dosen senior seni pada Institut Kesenian Jakarta (IKJ) dan telah menghasilkan berbagai karya besar di bidang seni rupa terutama seni patung," tandasnya. (N-2)
Gelar Pahlawan Nasional yang diterima kedua tokoh tersebut merupakan kebanggaan sekaligus pengingat bagi generasi muda untuk terus meneladani perjuangan mereka.
Bahlil Lahadalia menilai Soeharto layak mendapatkan gelar pahlawan nasional. Ia berharap pihak yang menolak dapat menerima keputusan pemberian gelar tersebut.
Keputusan Presiden Nomor 116/TK Tahun 2025 menetapkan dan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional Bidang Perjuangan Bersenjata kepada Tuan Rondahaim Saragih pada 10 November 2025.
Paguyuban Persaudaraan Trisakti 12 Mei 1998 menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait keputusan pemerintah yang memberikan Gelar Pahlawan Nasional kepada sejumlah tokoh.
Pada Hari Pahlawan, 10 November 2025, Pemerintah Republik Indonesia kembali menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada dua tokoh penting dari kalangan NU
PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menggelar syukuran atas anugerah gelar pahlawan nasional kepada K.H Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Marsinah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved