Sabtu 04 Maret 2023, 16:05 WIB

Kebun Binatang Bandung Pastikan Lakukan Pencegahan Penularan Flu Burung

Naviandri | Nusantara
Kebun Binatang Bandung Pastikan Lakukan Pencegahan Penularan Flu Burung

MI/Naviandri
Ilustrasi kebun binatang

 

MEWABAHNYA kasus virus Avian Influenza (AI) atau biasa disebut flu burung menjadi perhatian sejumlah pihak, termasuk di Kebun Binatang Bandung yang memiliki 300 unggas mulai dari endemik hingga eksotik.

Humas Kebun Binatang Bandung Sulhan Syafi'i mengatakan sudah melakukan pencegahan mulai dari penyemprotan disinfektan hingga pembersihan kandang unggas secara rutin.

"Alhamdulillah sejak pandemi covid-19 selalu melakukan bio Security (penyemprotan disinfektan). Jadi kalau ada virus-virus yang menempel itu akan mati di situ," kata Sulhan di Bandung, Sabtu (4/3).

"Kita memiliki sekitar 300 unggas berbagai jenis dari yang endemik hingga eksotik seperti burung Macau. Kalau yang endemik ada Kakatua, Merak itu kandangnya selalu dilakukan pembersihan," imbuh pria yang karib disapa Aan.

Sementara itu, untuk tetap menjaga kesehatan hewan selalu diberikan vaksinasi hingga tambahan vitamin khususnya kepada burung unggas. Itu memang standar (SOP), apalagi kalau musim hujan seperti saat ini, ada vitamin-vitamin khusus yang selalu berikan kepada hewan.

Maka dengan hal itu, kepada para calon pengunjung Kebun Binatang Bandung tak perlu khawatir sebab pihaknya sudah menerapkan standar kesehatan kepada hewan secara rutin.

Baca juga: Flu Burung Menyebar ke Sejumlah Kabupaten di Kalsel

Ditempat terpisah, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat (Jabar) meminta masyarakat khususnya yang sering mengonsumsi unggas seperti ayam, untuk tidak khawatir di tengah merebaknya kasus flu burung. Kepala bidang (Kabid) Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DKPP Jabar Supriyanto mengatakan virus flu burung ini tidak akan menular kepada manusia jika saat dikonsumsi dilakukan pengolahan dengan baik.

"Virus ini kalau diolah dengan baik itu tidak akan terjadi apa-apa kepada manusia, dan tidak menular khususnya dari olahan, penyakit flu burung ini tidak mudah melakukan penularannya kepada manusia. Jadi masyarakat jangan terlalu khawatir khususnya jika mengonsumsi olahan dari unggas seperti ayam," ungkap Supriyanto.

Supriyanto menjelaskan, penularan virus flu burung kepada manusia memiliki proses yang sangat panjang, tapi dampak jika sudah tertular itu akan langsung mengalami flu yang dibarengi unggas mati mendadak dengan jumlah yang banyak.

Ia meminta kepada masyarakat jika menemukan hewan khususnya berjenis unggas mati secara mendadak dengan jumlah yang banyak diharapakan tidak langsung menyentuhnya.

"Selain itu, jika masyarakat mengalami gejala flu yang dibarengi dengan banyaknya unggas yang mati mendadak di sekitarnya, kami minta agar langsung melakukan pengecekan baik ke fasilitas kesehatan maupun Dinas kesehatan (Dinkes) setempat," tukasnya.(OL-5)

Baca Juga

Medcom

Pemprov Papua Tengah Minta Pj Bupati Intan Jaya Evaluasi SK Mutasi Pejabat

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Kamis 23 Maret 2023, 04:07 WIB
Dasar dilakukan mutasi harus dilengkapi sehingga tidak menyalahi aturan antara lain Permen Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen...
DOK/COBIAN BURGER

Gerai Keempat Cobian Burger Dibuka di Kawasan Enhai Bandung.

👤Media Indonesia 🕔Rabu 22 Maret 2023, 23:55 WIB
Cobian burger merupakan  pelopor nomor satu  burger daging  domba...
MI/Widjajadi

Masjid Sheikh Zayed Sediakan Ribuan Takjil Tiap Hari Selama Ramadan

👤Widjajadi 🕔Rabu 22 Maret 2023, 22:50 WIB
"Selain tarawih 23 rakaat, masjid juga akan membagikan 6000 takjil untuk jamaah. Takjil akan dibagikan satu jam sebelum berbuka...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya