Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
LAHAN pertanian, terutama sawah, di Kota Sukabumi, Jawa Barat, relatif terbatas. Karena itu, pemerintah daerah setempat berupaya mendorong masyarakat bisa bertani mandiri dengan memanfaatkan pekarangan menjadi lahan pangan alternatif.
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menuturkan di tengah keterbatasan lahan pertanian pangan, dibutuhkan berbagai inovasi agar Kota Sukabumi bisa tetap mandiri pangan. Artinya, perlu berbagai upaya dan terobosan yang dilakukan sehingga produksi pangan bisa tetap meningkat.
"Di tengah terbatasnya areal persawahan padi, maka perlu juga dikuatkan produktivitas pangan alternatif," kata Fahmi pada kegiatan Konguan atau Ngawangkong Urusan Pangan dengan 13 kelompok tani di Kelurahan Sindangpalay Kecamatan Cibeureum, Selasa (21/2).
Di Kota Sukabumi, sudah terbentuk Kelompok Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Kelompok P2L ini berupaya mengoptimalkan produktivitas pangan dengan memanfaatkan pekarangan rumah. "Bagi kami (Pemkot Sukabumi), keberadaan P2L bisa mendorong keberlangsungan kualitas dan kuantitas pangan," jelas Fahmi.
Pangan alternatif yang dimaksud diantaranya pengembangan sorgum. Komoditas tersebut bisa menjadi alternatif pengganti beras.
"Namun sorgum belum memasyarakat seperti halnya beras sebagai komoditas pangan utama. Untuk mewujudkan ketahanan pangan, pemerintah daerah tak bisa berjalan sendiri. Kami butuh dukungan kelompok tani, HKTI, maupun KTNA sehingga bisa memperkuat kualitas dan kuantitas produksi pangan," imbuhnya.
Fahmi menyemangati P2L agar bisa meningkatkan nilai manfaat pekarangan rumah dengan menanam beragam komoditas. Misalnya tomat, cabai, bawang, dan lainnya.
"Yang penting harus konsisten. Seperti di Kecamatan Baros, ada lingkungan RW yang konsisten menanam cabai. Jika ini terus dilakukan, kita bisa mewujudkan ketahanan pangan berbasis lahan pekarangan," ucapnya.
Sementara itu untuk meningkatkan produksi padi, Fahmi berharap agar terus digencarkan penerapan indeks penanaman (IP) 400. Konsep ini bibit dalam setahun bisa melakukan empat kali panen.
"Jika biasanya dalam setahun hanya dua sampai tiga kali panen, kalau dengan IP 400 bisa empat kali panen. Pola ini bisa meningkatkan kuantitas dan kualitas padi untuk menjawab tantangan keterbatasan lahan pertanian sawah di Kota Sukabumi," tegasnya.
Produksi padi yang dihasilkan para petani di Kota Sukabumi baru bisa mencukupi 30% kebutuhan konsumsi beras masyarakat. Selebihnya Kota Sukabumi masih mengandalkan pasokan beras dari luar daerah. "Mudah-mudahan dengan berbagai upaya yang kami lakukan, kita bisa mandiri secara pangan," pungkasnya. (OL-15)
KETUA MUI Bidang Infokom KH Masduki Baidlowi menyebut konsep ekoteologi adalah pemahaman bahwa manusia dan lingkungan memiliki hak yang sama
Aktinomiset, terutama genus Streptomyces, menjadi salah satu kelompok bakteri dengan potensi tinggi sebagai pengendali hayati penyakit tanaman.
Di Indonesia, beluntas digunakan secara luas dalam pengobatan tradisional, termasuk untuk mengatasi demam dan gangguan pencernaan.
Tanaman bukan sekadar elemen dekoratif, tetapi juga bagian dari solusi untuk kesehatan, kualitas udara, pangan sehat, dan ruang hidup yang lestari.
Patikan Kebo mengandung berbagai senyawa aktif seperti flavonoid, fenolik, tanin, terpenoid, saponin, steroid, dan antrakuinon.
Program Jaksa Garda Desa mengambil tema Pemberdayaan Lahan dan Badan Usaha Milik Desa dalam rangka Swasembada Pangan yang dirangkaikan dengan penanaman bawang merah.
Perlu berbagai upaya melakukan langkah-langkah penting selama arus mudik maupun balik Lebaran nanti
Disnaker mengultimatum perusahaan agar mematuhi surat edaran Menteri Ketenagakerjaan tentang pemberian THR keagamaan bagi pekerja atau buruh swasta serta surat edaran
Pergerakan tanah di Kecamatan Bantargadung terjadi di Desa Bantargadung dan Bojonggaling. Kondisi itu bersamaan meningkatnya intensitas curah hujan sejak Rabu (4/3).
Beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg
Menurut BMKG, gempa Sukabumi itu berada di 7.62 LS dan 106.41 BT, 71 kilometer dari barat daya Kabupaten Sukabumi, atau tepatnya ada di 26 kilometer laut.
POLRES Sukabumi menangani kasus kematian anak Nizam Syafei anak yang diduga meninggal karena kekerasan dari ibu tirinya. Ibu korban minta ayahnya ikut diproses hukum akibat kelalaian
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved