Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan berhasil menemukan seorang kakek dalam keadaan meninggal dunia di Sungai Baru Roke,
Kecamatan Cimantri, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (17/2), yang sebelumnya dilaporkan hilang selama tiga hari akibat terbawa arus sungai.
Komandan Tim Rescue Pos SAR Tasikmalaya, Roni membenarkan jajarannya sudah berhasil menemukan seorang kakek bernama Maman Hermana berusia 73 tahun warga Dusun Caringin, Desa Cibereum, Kecamatan Sukamantri, Ciamis.
"Tim SAR gabungan menemukan korban tenggelam atas nama Maman Hermana," kata Roni.
Ia menyampaikan korban yang sehari-harinya pergi ke sawah dilaporkan oleh keluarganya hilang karena sampai menjelang Selasa (14/2) petang, korban tidak pulang ke rumah, dan tidak diketahui keberadaannya.
Selanjutnya, keluarga korban mencari keberadaannya di sawah, dan ditemukan adanya sepatu bot milik korban di sekitar aliran sungai, dari
temuan barang tersebut keluarga curiga korban jatuh dan terbawa arus sungai.
Baca juga: Tim SAR Cari Wisatawan asal Solo Hilang Tergulung Ombak di Anyer
Petugas gabungan dan masyarakat berupaya melakukan pencarian korban dengan menyusuri arus sungai, begitu juga Tim SAR melakukan pencarian dengan peralatan khusus untuk memudahkan proses pencarian dan membawa perlengkapan medis.
Roni menyampaikan, pada pencarian hari ketiga korban akhirnya berhasil ditemukan tersangkut di batu dengan kondisi korban sudah meninggal dunia.
"Korban ditemukan Tim SAR gabungan tersangkut di bebatuan dalam keadaan meninggal dunia sekitar 2,5 kilometer dari LKP (last known position)," katanya.
Petugas selanjutnya mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah duka menggunakan mobil ambulans PMI Ciamis.
Tim SAR gabungan dalam pencarian tersebut melibatkan Basarnas Pos SAR Tasikmalaya, BPBD Ciamis, Polsek Panjalu, Koramil Panjalu, Tagana Ciamis, PMI Ciamis, Relawan Gamapala, Mafaka, aparatur desa, dan warga setempat.
Telah ditemukannya korban, operasi pencarian tersebut dihentikan, dan seluruh tim yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing masing. (Ant/OL-16)
Truk boks ekspedisi warna orange datang dari arah Kota Banjar menuju Ciamis. Truk tiba-tiba menabrak jembatan ketika melewati jalan menurun
Pergerakan tanah akan makin meluas karena pergeseran tanah setiap harinya mencapai 1-3 sentimeter.
Intensitas hujan tinggi yang terjadi di berbagai daerah harus diwaspadai bersama dan masyarakat tetap selalu meningkatkan kesiapsiagaan hingga kewaspadaan.
. Beberapa bencana langsung ditangani oleh petugas BPBD yang melakukan assesmen serta memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.
Siswa kelas II, V dan VI itu mengalami gejala mual, muntah dan sakit perut usia mengonsumsi bubur kacang hijau, roti keju, dan puding.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pendapatan normal Jawa Barat di angka Rp26,9 triliun.
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Hampir Rp3 triliun ruang fiskal APBD 2026 tergerus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved