Rabu 08 Februari 2023, 22:29 WIB

BMKG: Gelombang Tinggi hingga 4 M Berpotensi Terjadi 9-10 Februari

mediaindonesia.com | Nusantara
BMKG: Gelombang Tinggi hingga 4 M Berpotensi Terjadi 9-10 Februari

DOK.MI
Ilustrasi

 

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau kepada masyarakat pesisir agar waspada gelombang tinggi hingga 4 meter yang berpotensi terjadi pada 9-10 Februari 2023.
 
"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu
waspada," ujar Kepala Pusat Meteorologi Maritim, BMKG, Eko Prasetyo di Jakarta, Rabu (8/2).
 
Ia mengatakan, kecepatan angin di beberapa wilayah menyebabkan gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia.
 
Ia mengemukakan, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari utara-timur laut dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari barat-barat laut dengan kecepatan angin berkisar 5-30 knot.
 
"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah, Laut Banda dan perairan Kepulauan Kai-Aru," kata Eko.
 
Kondisi tersebut, lanjut dia, menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,5 m berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat P Simeulue-Kep Mentawai, perairan Bengkulu, perairan Enggano-barat Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatra, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten-Jawa Tengah, Selat Sumba, Laut Sawu, perairan P Sawu-Rote, Laut Natuna Utara.


Baca juga: Banjir di Kota Palangkaraya semakin Tinggi

 
Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di Laut Jawa, Laut Flores bagian barat, perairan Kep Sangihe-Talaud, Laut Maluku, perairan barat dan utara Halmahera, Laut Halmahera, perairan barat dan utara Halmahera, Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat-Papua, Laut Banda bagian utara, perairan Sermata-Leti, perairan selatan Kep Babar-Tanimbar, Laut
Arafuru bagian tengah dan timur.
 
Untuk gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2,50-4 m, Eko menyampaikan, berpeluang terjadi di perairan selatan Jawa Tengah-P Sumba, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, Samudra Hindia Selatan Banten-NTT, Laut Flores bagian timur, Laut Banda bagian selatan, perairan utara Kep Babar-Tanimbar, perairan Kep Kai-Aru, perairan Fakfak dan Kaimana, perairan Amamapare, Laut Arafuru bagian barat.
 
Oleh karena itu, ia meminta agar sektor pelayaran memperhatikan risiko terhadap keselamatan seperti perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 m), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 m).
 
Kemudian, kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 m), kapal ukuran besar seperti kapal kargo atau kapalpesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 m). (Ant/OL-16)

Baca Juga

MI/Lina Herlina

Warga Binaan Rutan Makassar Jalani Terapi Alquran Selama Ramadan

👤Lina Herlina 🕔Minggu 26 Maret 2023, 23:00 WIB
Program Terapi Alquran merupakan hasil kolaborasi antara tim Bentuk Kegiatan Pembelajaran (BKP) Fakultas Psikologi UNM dengan Rutan Kelas 1...
Dok. Kanwil kemenkumham babel

Kakanwil Kemenkumham Babel Beri Motivasi Kepada WBP Lapas Pangkalpinang 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Minggu 26 Maret 2023, 22:54 WIB
Harun mengajak para WBP untuk berbuat kebaikan, menjaga lisan, dan rajin beribadah di bulan...
Dok. PPP

Safari Ramadan, Mardiono Silaturahmi ke Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Situbondo

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Maret 2023, 22:39 WIB
Mardiono mengaku silaturahmi kali ini dilakukan untuk meminta doa dan restu terkait kolaborasi antara alumni salah satu Ponpes terbesar di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya