Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI salah satu perwakilan Bali di tingkat Asia, prestasi membanggakan kembali ditorehkan Desa Wisata Pemuteran. Penghargaan yang diberikan oleh ASEAN Tourism Standard kategori Community-Based Tourism (CBT) itu, diserahkan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno di Marriott Hotel Yogyakarta, dua hari lalu.
Saat diikonfirmasi langsung Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng I Gede Doddy Sukma Oktiva Askara Selasa (7/2/2023) menerangkan, jika Pariwisata Berbasis Masyarakat atau Community Based Tourism (CBT) merupakan kumpulan masyarakat yang melakukan pariwisata yang tidak hanya keuntungan semata, namun berfokus pada keberlangsungan dari lingkungan, sosial, maupun budaya itu sendiri.
Pada ajang bergengsi tersebut, selain Desa Wisata Pemuteran, 4 desa lainnya di Indonesia juga mendapat penghargaan yang sama yakni, Desa Wisata Wae Rebo (NTT), Desa Wisata Pentingsari (Yogyakarta), Desa Wisata Silokek (Sumbar), dan Desa Wisata Tamansari (Jawa Timur).
CBT ini juga dianggap sebagai sebuah skema kegiatan masyarakat lokal melalui komunitas yang memiliki peran di bidang kepariwisataan, mulai dari perencanaan dan pengganggaran Daerah Tujuan Wisata (DTW), sampai membuat perencaanaan yang akan dilakukan 5 tahun ke depan.
"Hal ini membuat masyarakat tidak hanya menjadi penonton tapi juga sebagai pelaku pariwisata sekaligus pemilik usaha," tegasnya.
Kadis Dody menilai bahwa Desa Pemuteran memang pantas mendapatkan penghargaan tersebut karena memiliki destinasi wisata dengan konsep ekowisata laut dan bukit. Selain itu mempunyai atraksi budaya yang menjadi daya tarik tersendiri.
Hal ini, juga menjadikan Pemuteran sebagai model percontohan, dengan pengembangan ekosiwata yang berbasis CBT untuk selanjutnya ditargetkan menjadi objek studi tiru bagi desa lain di Buleleng agar mengusung konsep wisata yang mengedepankan pelestarian alam dan lingkungan.
"Nah program yang diusung ini menjadi manfaat untuk kemajuan bersama, tentu Pemuteran ini tidak hanya menjadi rujukan kita saja di Buleleng tapi bisa juga kabupaten lain di Bali," jelasnya.
Sementara itu, Ketut Sutrawan selaku Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Segara Giri, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak mengaku sangat senang atas raihan penghargaan yang merupakan hasil kerja keras dukungan kelompok masyarakat yang sifatnya berkelanjutan.
Tentunya prestasi tersebut tidaklah diraih dengan instant. Pihaknya menjelaskan berbagai upaya dilakukan seperti melakukan konservasi terumbu karang secara berkelanjutan, pembersihan lingkungan dilakukan setiap Jumat dan penanganan sampah yang menggandeng seluruh masyarakat desa dinas dan adat, selanjutnya membuat destinasi wisata baru sehingga lebih banyak pilihan bagi wisatawan yang berkunjung.
"Keikutsertaan kami ini tentunya tidak lepas dari raihan penghargaan pada saat mengikuti ADWI tahun 2021 sebagai Desa Wisata Mandiri, semua informasi tersebut menjadi acuan penilaian dan informasi yang diupload juga hampir sama," tegasnya.
Disisi lain, pria yang akrab disapa Wawan Ode ini menjelaskan, raihan ini secara tidak langsung menjadi nilai positif bagi perkembangan wisata di Desa Pemuteran karena otomatis sudah dikenal di setiap Negara ASEAN, sekaligus menjadi media promosi untuk lebih dikenal lagi tidak hanya di kalangan Negara ASEAN namun juga di lingkup Internasional.
Pihaknya berharap, penghargaan yang diraih berkat seluruh dukungan stakeholder terkait ini dapat mengembangkan UMKM dan Destinasi Wisata yang berkelanjutan sehingga dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat di Kawasan Desa Pemuteran menjadi lebih baik lagi.
"Mudah-mudahan dengan dukungan dari Pemkab Buleleng ke depan dapat mengembangkan Desa Pemuteran di semua sektor tidak hanya Pariwisata saja," harapnya. (OL-13)
Baca Juga: Relawan SandiUno Ciptakan Lapangan Kerja Lewat Bisnis Kuliner di Sumedang
Keberhasilan Novotel Suites Yogyakarta Malioboro meraih penghargaan ASEAN Green Hotel Standard menjadi pencapaian baru sekaligus bentuk validasi atas komitmen dan upaya berkelanjutan.
Kawasan Asia Tenggara telah lama menjadi episentrum global penularan dengue. Berdasarkan data terbaru, hampir 400.000 kasus dilaporkan di wilayah ini sepanjang 2025.
Pasar ASEAN memberikan kontribusi signifikan sebesar 36,5% dari seluruh kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada periode Januari–November 2025.
DI tengah upaya pemulihan dan penguatan pariwisata regional pasca-pandemi, kolaborasi lintas negara menjadi kunci untuk menggerakkan kembali sektor perjalanan di Asia Tenggara.
Penyusunan Perpres dilakukan secara lintas sektor dengan melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga terkait, terutama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Sugiono menegaskan, peran ASEAN saat ini semakin penting sebagai jangkar stabilitas di Asia Tenggara.
Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SPPG Dauh Peken 5, Tabanan, Bali untuk memastikan pemenuhan hak pangan bergizi anak.
Saat ini, Pura Segara Giri Wisesa melayani tiga ritual besar, yaitu Melasti, Ngayud atau penghayutan, dan Penglukatan (pembersihan diri).
ORGANISASI Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali menggelar aksi bersih-bersih sampah di Pantai Mertasari, Minggu (15/2).
Kegiatan aksi bersih pantai di Kuta, Bali ini diikuti oleh sedikitnya 80 mahasiswa Melanesia yang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di Bali.
Prakiraan cuaca BMKG menyebut hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Bali.
Berdasarkan analisis BBMKG Denpasar, monsun Asia diprakirakan masih akan memberikan pengaruh kuat disertai dengan terbentuknya pola pertemuan angin
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved