Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGAKU sebagai pejabat Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Baru, Joko Wahyono alias Agung Wahono, 44, ditangkap aparat Subdirektorat Kejahatan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jateng.
Pemantauan Media Indonesia, Senin (30/1), Joko Wahyono alias Agung Wahono, warga Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, masih menjalani pemeriksaan penyidik di Subdirektorat Kejahatan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jateng. Lelaki berpenampilan gagah dan rapi tidak berkutik ditangkap petugas kepolisian.
Ia ditangkap setelah menggelar tasyakuran atas pelantikan sebagai pejabat Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Baru menggantikan Heru Budi Hartono di depan suatu swalayan di Banyumanik dan apartemen di Kota Semarang. Polisi yang mendapatkan laporan dan postingan foto cukup janggal tasyakuran seorang pejabat tersebut, kemudian bergerak melakukan penyelidikan hingga pelaku berhasil dibekuk.
"Tidak hanya jabatan, yang bersangkutan juga memalsukan KTP, KK, dan ijazah," ujar Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes M Iqbal Alqudusy. Pelantikan abal-abal dan tasyakuran digelar Joko Wahyono alias Agung Wahono, lanjut Iqbal Alqudusy, dipandang cukup berani karena dilakukan di depan swalayan dan apartemen dengan banyak tamu undangan. Bahkan dalam tasyakuran itu juga menggunakan MMT besar juga mencantumkan SK pengangkatan No 568A/I/2023.
Tindakan seperti itu tergolong perbuatan pidana, ungkap Iqbal Alqudusy, sehingga Joko Wahyono alias Agung Wahono dijerat Pasal 94 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan dan atau Pasal 264 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 2 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Pada pasal itu berbunyi setiap orang yang memerintahkan dan atau memfasilitasi dan atau melakukan manipulasi data kependudukan dan atau elemen data penduduk dan atau tindak pidana menggunakan akta otentik palsu dan atau tindak pidana, barang siapa menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menerbitkan keonaran di kalangan masyarakat sedangkan ia patut dapat menyangka bahwa berita atau pemberitahuan itu adalah bohong.
"Petugas juga mengamankan barang bukti KTP atas nama Agung Wahono, foto tasyakuran pelantikan Kasatpres, ijazah magister hukum palsu, MMT tasyakuran, dan ponsel Realme C30," ungkap Iqbal Alqudusy. Selain itu, polisi mengamankan kemeja putih logo garuda dan bendera merah putih, ujar Iqbal Alqudusy, ijazah S2 atas nama Agung Wahono dikeluarkan Universitas Slamet Riyadi, ijazah SMA atas nama Agung Wahono yang dikeluarkan SMA Bhinneka Karya Boyolali, 1 lembar KK atas nama Agung Wahono dengan nomor 3321012905190004. (OL-14)
Polda Sumut mengerahkan sedikitnya 11.417 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait.
kultur kekerasan yang masih melekat dalam tubuh Kepolisian menunjukkan bahwa reformasi kepolisian pasca-pemisahan dari ABRI belum berjalan tuntas.
Dari 58 kantong jenazah yang diterima RS Bhayangkara sejak 27 November 2025, 33 jenazah telah teridentifikasi melalui data primer dan sekunder serta sudah diserahkan kepada keluarga.
Polda Jabar juga menyediakan 128 personel dari satuan SAR Brimob yang meliputi unit SAR, K9, serta pengemudi kendaraan rescue.
Polisi bertindak setelah menerima informasi dari masyarakat bahwa JM hendak membawa sabu menuju Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulteng, menggunakan jasa rental angkutan.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta warga tetap menjaga situasi kondusif dan tidak terprovokasi.
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Hingga Oktober 2025, kerusakan kawasan konservasi akibat tambang ilegal telah mencapai 409 hektare.
Tol Kanci-Pejagan, tercatat sebanyak 3.465 kendaraan melintas keluar tol sejak pukul 00.00 hingga pukul 08.00 WIB pagi tadi.
Prestasi gemilang tersebut dinilai menjadi bagian krusial dari keberhasilan kontingen Indonesia dalam mempertahankan posisi teratas pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved