Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KAWASAN Wisata Asam Satu Beach, salah satu tempat wisata pantai yang berada di Kelurahan Weri, Kecamatan Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kini berantakan tidak terurus. Bahkan, sejumlah fasilitas umumnya rusak rusak parah terkesan dibiarkan dan luput dari perhatian Pemda setempat.
Meskipun pembangunan Kawasan Wisata Asam Satu Beach menghabiskan dana hingga ratusan juta rupiah, lokasi wisata itu tidak dikembangkan malahan terkesan ditelantarkan.
Untuk diketahui, lokasi Wisata Asam Satu berada di tepi pantai dalam wilayah Kota Larantuka, Ibu Kota Kabupaten Flores Timur.
Baca juga: Kawasan Wisata Pantai Kawaliwu Flotim Dipenuhi Sampah Plastik
Kawasan Wisata Asam Satu Beach ini panoramanya sangat indah dengan menyuguhkan pemandangan laut yang bertaburan pasir putih sepanjang pantai.
Lokasi wisata itu juga dilengkapi Lopo atau tempat peristirahatan bagi pengunjung serta panggung hiburan sekaligus pusat jajanan. Hanya saja, sangat disayangkan aset milik pemerintah daerah (Pemda) setempat mulai terlihat rusak dan ada kesannya dibiarkan begitu saja.
Seorang pengunjung bernama Hironimus Wain, warga Kelurahan Lokea, Kecamatan Larantuka, Minggu (22/1), kepada awak media ini mengakui bahwa kawasan wisata itu letaknya sangat strategis dan mampu dikunjungi banyak orang.
Hanya saja, Pemkab Flores Timur tidak merawatnya. Padahal, kawasan wisata itu berada di perkotaan sehingga dapat menjadi salah satu tempat favorit bagi warga yang ingin menikmati pemandangan laut saat matahari terbenam.
“Saya adalah salah satu pengunjung setia hampir setiap pekan saya dan keluarga datang berekreasi ke tempat ini,“ ujar Hiro.
Tetapi, setelah pandemi covid-19, objek wisata itu di biarkan tidak terurus. Beberapa fasilitas yang dibangun Pemda mulai rusak dan belum diperbaiki.
Ia berharap, obyek wisata ini dapat dibenahi dengan memperbaiki fasilitas yang telah mengalami kerusakan.
"Semoga pada 2023, salah satu destinasi wisata milik Pemkab Flotim ini bisa segera diurus dan diperbaiki," ujarnya.
Pengunjung lainnya asal Lewolere juga menyayangkan destinasi wisata yang beranyakan tersebut. Dirinya lantas meminta pihak pemda segera memperbaiki karena sebentar lagi menjelang prosesi Semanan Santa, yang pastinya wisatawan lokal maupun mancanegara pasti akan berkunjung ke lokasi tersebut.
"Sebentar lagi kita di Nagi ada prosesi Semana Santa, pasti wisatawan banyak yang datang dan pastinya desninasi wisata yang ada di dalam kota ini diincar oleh wisatawan lokal maupun manca negara," tandasnya. (OL-1)
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Kepala daerah memiliki kewajiban moral dan administratif untuk memastikan kehadiran negara di setiap pintu rumah warga yang kesulitan.
Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian PPPA, Pribudiarta Nur Sitepu menegaskan bahwa tragedi siswa bunuh diri di NTT tersebut tidak seharusnya terjadi.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Pemerintah Daerah Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, bertransformasi menjadi kawasan pedestrian penuh mulai 2026.
Industri pariwisata Bali bersiap menghadapi lonjakan permintaan akomodasi pada Maret 2026 seiring berdekatannya Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.
Ia menekankan bahwa kualitas fasilitas mencerminkan pengelolaan kawasan.
Hal yang sering sekali terlihat kurang dalam pemanfaatan cagar budaya disebabkan oleh titik berat dan bobotnya lebih berat kepada komersialisasi pariwisata.
Malaysia raih 42,2 juta wisman di 2025, sementara Indonesia lampaui target dengan 15,3 juta kunjungan. Simak perbandingan strategi pariwisata kedua negara di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved