Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR yang melanda daerah di pantura Jawa Tengah mengakibatkan kerusakan cukup parah ruas jalan kabupaten, provinsi dan nasional. Perbaikan sementara dilakukan secara tambal sulam untuk memperlancar arus kendaraan.
Pemantauan Media Indonesia Jumat (13/1) kerusakan jalan akibat banjir sejak awal tahun di daerah pantura Jateng cukup mengganggu arus lalu lintas. Kendaraan harus berjalan merambat hingga memakan waktu panjang untuk sampai tujuan karena berlubang cukup dalam dan longsor.
Bahkan tidak sedikit kendaraan mengalami kecelakaan terutama angkutan barang, ketika melintas di ruas jalan kabupaten, provinsi dan nasional yang rusak cukup parah. "Banyak juga kendaraan kecil yang rusak karena terperosok cukup dalam di jalan yang berlubang," ucap Subardi, warga Kaligawe, Kota Semarang.
Jalan nasional alami kerusakan akibat banjir terlihat di ruas Kaligawe-Genuk (Kota Semarang), Sayung dan Trengguli (Demak), Karanganyar-Kudus (Kudus) dan beberapa titik di ruas Pati-Rembang. Ruas jalan provinsi yang merupakan penghubung antar daerah juga mengalami kondisi tidak jauh berbeda, kerusakan terjadi hampir di beberapa daerah akibat banjir seperti Pati, Kudus, Grobogan, Demak, dan Semarang.
Pemerintah Kabupaten Kudus mencatat setidaknya ada 166 kilometer atau 26 persen dari total jalanjalan di daerah ini rusak dan menunggu perbaikan. "Perbaikan hanya bisa bertahap karena keterbatasan anggaran, sementara ditutup menggunakan agregat agar kendaraan dapat melintas dulu," ujar Bupati Kudus, Hartopo.
Tidak hanya di jalan nasional jalur pantura, kerusakan akibat banjir juga terjadi di jalan provinsi seperti ruas Genuk (Semarang)- Bulusari (Demak) dan Mranggen-Onggorawe (Demak). Kondisi serupa juga terjadi di Grobogan, kerusakan jalan provinsi akibat bencana banjir terjadi di ruas Purwodadi-Blora yakni di Getasrejo, Kecamatan Grobogan, Purwodadi-Blora dan Pati, jalur Kudus-Purwodadi, jalan Purwodadi-Semarang serta jalan Penawangan-Godong dengan lubang capai kedalaman 30 sentimeter.
Sub Koordinator Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah wilayah Purwodadi Wimas Radit Sambodo mengatakan lubang atau kerusakan cukup banyak, sehingga belum semua bisa diperbaiki. "Kerusakan jalan yang sering tergenang maka ditangani secara darurat, sedang yang bebas genangan kerusakan atau lubang ditambal dengan batu pecah dan aspal," imbuhnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Cipta Karya (DPU BMCK) Jawa Tengah AR Hanung Triyono mengatakan setelah banjir surut langsung
menggenjot perbaikan jalan rusak yakni dengan bersinergi bersama pemda, BBWS Pemali Juana,dan dinas terkait. "Perbaikan termasuk jalan nasional Jalan Kaligawe Raya Semarang, penanggung njawab pekerjaan ada di Satker PJN III karena ini ruas jalan nasiona," tambahnya.
Perbaikan jalan ini, lanjut Hanung Triyono, sudah masuk pada lingkup rekonstruksi tahun anggaran 2022 sampai dengan 2024 dengan total anggaran Rp193 miliar meliputi segmen KM 5 sampai KM 500 (jembatan pelayaran sampai dengan KM 6 sampai KM 700 atau Genuk), ruas Semarang, Demak, Trengguli Jepara dan Kudus. (OL-15)
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Jalan rusak sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal bagi pengendara motor, terutama saat musim hujan.
BEREDAR video yang memperlihatkan dua orang diangkut dalam bucket atau keranjang pengeruk ekskavator.
CURAH hujan deras yang mengguyur Wonosobo belakangan ini membuat jalan alternatif Wonolelo - Wonosobo rusak parah.
Dengan kondisi jalan yang memprihatinkan tersebut, banyak masyarakat mengeluh soal hasil pertanian atau perkebunannya tidak dapat terdistribusi dengan optimal.
Terdapat tiga titik rawan macet di sepanjang rute.
SEBANYAK 321 jalan rusak terdampak banjir di Sumbar. Kondisi ini menghambat penanganan darurat, khususnya pendistribusian bantuan kepada masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved