Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR di Kudus, Jawa Tengah, meluas hingga 29 desa. Pengungsi pun bertambah hingga nyaris 1.000 jiwa yang tersebar di 11 pengungsian.
Hal tersebut dikatakan Hartopo di sela kunjungan kepada masyarakat terdampak banjir. Pihaknya bersama jajaran Forkompinda berupaya melakukan evakuasi terhadap warga yang terisolasi banjir di sejumlah titik.
Melihat kondisi pengungsian Jati Wetan yang penuh, Hartopo meminta dialihkan ke gedung DPRD maupun sejumlah balai desa. Bila kondisi memungkinkan, pihaknya juga bakal menyiapkan pendopo kabupaten sebagai tempat pengungsian warganya.
Baca juga: Ratusan Rumah di Maros Terendam Banjir, Warga Terisolasi
Sejak Selasa (2/1), Kabupaten Kudus menaikkan status menjadi darurat bencana. Dari update data BPBD, banjir di Kudus terus meluas hingga 29 desa di lima kecamatan. Lebih dari 44 ribu jiwa terkena dampak banjir, 1.000 jiwa memilih mengungsi di 11 titik pengungsian.
Selain merendam permukiman, banjir lebih dari satu meter di kudus juga merendam jalan provinsi hingga nasional serta melumpuhkan terminal induk. (OL-14)
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
Dishub Jateng membuka posko mudik terpadu yang memantau arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui CCTV 24 jam di titik rawan macet.
BSKDN Kemendagri mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) untuk memperkuat inovasi daerah melalui penyusunan policy brief
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Kendaraan roda dua dan roda empat terjebak kemacetan akibat banjir yang disebabkan meluapnya drainase di Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kendari.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved