Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
KONDISI banjir di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, yang diakibatkan curah hujan tinggi hingga hari keenam semakin parah. Dari data BPBD setempat, Selasa (3/1) siang, banjir meluas ke 14 kecamatan di 103 desa. Kondisi banjir paling parah terjadi di Kecamatan Sayung yang mencari kedalaman 150 sentimeter.
Banjir yang meluas itu diakibatkan oleh curah hujan tinggi serta kiriman banjir dari daerah Semarang atas. Ketinggian banjir saat ini mencapai 150 sentimeter di lokasi perumahan warga yang paling dalam.
Menurut Kepala BPBD Kabupaten Demak Agus Luhur Pambudi, banjir sampai saat ini merendam hampir seluruh kecamatan yang ada. Dari data yang ada saat ini banjir merendam 103 desa di 14 kecamatan di kabupaten demak.
Baca juga: Banjir Lebak Meluas ke Desa Gunung Anten Kecamatan Cimarga
"Warga yang terdampak mencapai 143.775 jiwa. Rumah warga yang terendam banjir sebanyak 1.808 rumah yang tersebar di 14 kecamatan," ujar Agus.
Baca juga: Banjir masih Rendam Demak, Bantuan Kurang dan tidak Merata
Sampai hari ke-6, kondisi warga yang mengungsi sudah mengeluhkan gatal-gatal dan pusing. Posko pengungsian yang ada di Desa Prampelan Kecamatan Sayung sampai saat ini tercatat 285 jiwa. (OL-14)
Tim di lapangan terus melakukan upaya penanganan untuk mempercepat surutnya air.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mencatat ada 90 RT dan enam ruas jalan di Jakarta terendam banjir dampak tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Ibu Kota dan sekitarnya
Langkah proaktif ini bertujuan untuk memecah awan hujan sebelum masuk ke wilayah padat penduduk, guna meminimalisasi potensi genangan maupun banjir
Kemacetan terjadi akibat banjir dan genangan di sejumlah titik setelah hujan deras mengguyur Jakarta, Tangerang, dan sekitarnya sejak malam.
Peningkatan signifikan muka air terjadi pascahujan lebat yang mengguyur sejak Kamis (19/2) malam.
Banjir melanda Jakarta Timur, Jumat (20/2/2026). 1.382 jiwa terdampak di Jatinegara hingga Cawang. Meski air capai 1,2 meter, warga belum ada yang mengungsi.
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Hingga Oktober 2025, kerusakan kawasan konservasi akibat tambang ilegal telah mencapai 409 hektare.
Tol Kanci-Pejagan, tercatat sebanyak 3.465 kendaraan melintas keluar tol sejak pukul 00.00 hingga pukul 08.00 WIB pagi tadi.
Prestasi gemilang tersebut dinilai menjadi bagian krusial dari keberhasilan kontingen Indonesia dalam mempertahankan posisi teratas pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved