Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR melanda beberapa wilayah di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, masih tinggi. Ratusan warga bertahan di pengungsian dan bantuan tidak lancar mengalir tidak merata.
Pemantauan Media Indonesia, Selasa (3/1), cuaca ekstrem masih terjadi di pantura Jawa Tengah. Meskipun hujan sedikit mereda, beberapa wilayah di Kabupaten Demak masih terendam banjir cukup tinggi.
Di Kecamatan Sayung, Bonang, dan Wedung, banjir terlihat paling parah. Ini karena tidak hanya akibat tingginya intensitas hujan tetapi juga air laut pasang (rob). Karenanya, sampai saat ini banjir setinggi 50-150 sentimeter masih merendam beberapa desa dan ratusan warga tetap bertahan di pengungsian.
Memasuki hari keempat, beberapa desa yang masih dilanda banjir yaitu Prampelan, Sriwulan, Bedono, Sidogemah, Gemulak, Timbulsloko, Sidodadi, Tugu, Morodemak, Gebang, Bonangrejo, Sidorejo, serta Kedungmutih, Wedung, Mutih Wetan. "Banjir di sini masih setinggi 60 sentimeter. Ada 195 warga masih bertahan di GOR desa dan masih ratusan korban lagi bertahan di rumah maupun mengungsi ke tempat lain," kata Kepala Desa Prampelan, Kecamatan Sayung, M Qhoif.
Baca juga: Banjir masih Tinggi, Jalur Pantura Semarang-Demak Macet 5 Km
Meskipun banyak warga masih mengungsi, demikian Qhoif, bantuan yang mengalir tidak lancar sehingga ketersediaan menipis. Bahkan bantuan, terutama logistik, tidak merata. "Logistik hanya diberikan untuk pengungsi di GOR, tetapi ratusan keluarga lain tidak dapat," imbuhnya.
Hal serupa juga terjadi di wilayah lain. Bantuan korban banjir yang hingga kini masih bertahan di rumah belum muncul. "Kalau mau keluar harus pakai perahu. Bantuan juga belum ada," ujar Solichin, 45, warga Timbulsloko.
Kepala BPBD Demak Muhammad Agus Nugroho Luhur Pambudi mengatakan setelah melakukan langkah termasuk evakuasi, bantuan diberikan kepada korban banjir. "Meskipun tidak banyak tetapi semoga meringankan beban warga korban banjir," imbuhnya.
Baca juga: Masih Terendam Banjir Setinggi Satu Meter, Pantura Semarang Lumpuh
Bupati Demak Eisti'anah juga sempat membagikan bantuan logistik secara langsung, tetapi hanya sejumlah desa seperti Wonowoso (Karangtengah), Gemulak dan Desa Kalisari (Sayung), Desa Sumberejo (Bonang). "Semoga sedikit tali asih kita dapat meringankan beban korban banjir," ujarnya. (OL-14)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD DKI Jakarta melaporkan adanya genangan banjir di sejumlah wilayah Ibu Kota pada Kamis (22/1) pagi.
Kondisi lingkungan yang lembap dan air yang menggenang dapat menjadi media penghantar arus listrik dari instalasi yang tidak terlindungi.
Peristiwa tragis ini terjadi saat keduanya berada di dalam rumah ketika air sungai tiba-tiba meluap dan masuk ke pemukiman dengan cepat.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
BNPB mencatat 140 kejadian bencana alam di Indonesia pada awal tahun 2026 yang didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
MENTERI Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, meninjau jalur kereta api yang kembali terendam banjir di rute Stasiun Pekalongan hingga Sragi, Jawa Tengah, Rabu (21/1).
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Hingga Oktober 2025, kerusakan kawasan konservasi akibat tambang ilegal telah mencapai 409 hektare.
Tol Kanci-Pejagan, tercatat sebanyak 3.465 kendaraan melintas keluar tol sejak pukul 00.00 hingga pukul 08.00 WIB pagi tadi.
Prestasi gemilang tersebut dinilai menjadi bagian krusial dari keberhasilan kontingen Indonesia dalam mempertahankan posisi teratas pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved