Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA pemuda yang sebelumnya dinyatakan tenggelam di areal persawahan di Desa Bulungcangkring, Kudus, Jawa tengah, akhirnya ditemukan oleh warga. Korban mengapung tidak jauh dari lokasi kejadian, setelah tim SAR melakukan pencarian hingga menerjunkan dua regu penyelam.
Kedua korban yakni Fendi, 20, dan Mustakim, 20, remaja Desa Bulungcangkring, Jekulo, Kudus, ditemukan mengapung oleh warga, Selasa (3/1), sekira pukul 05.00 WIB. Oleh warga, korban dibawa ke pinggir untuk kemudian dilakukan pemeriksaan lebih lanjut pihak berwajib. Lebih lanjut, korban diserahkan kepada pihak keluarga dikebumikan.
Kapolsek Jekulo Ajun Komisaris Bambang Sutaryo mengatakan, hasil pemeriksaan tim medis dan tim kepolisian, kedua korban meninggal dinyatakan karena tenggelam. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Baca juga: Banjir masih Rendam Demak, Bantuan Kurang dan tidak Merata
Sebelumnya, pencarian kedua korban remaja pencari ikan tersebut dilakukan oleh tim SAR gabungan hingga menerjunkan tim penyelam dari Basarnas. Proses pencarian korban hingga lebih dari 24 jam pada Senin (2/1) malam dihentikan karena kondisi cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang menerjang lokasi kejadian.
Sebelumnya, warga Desa Bulungcangkring, Minggu (1/1) sore, digegerkan atas tenggelamnya tiga remaja sesaat mencari ikan menggunakan perahu kayu. Satu korban berhasil diselamatkan, sementara dua korban tidak ditemukan dan baru ditemukan Selasa pagi tadi. (OL-14)
Dalam tinjauannya, Menteri PU Dody Hanggodo menyambangi embung di Desa Padakaton guna melihat langsung titik pemicu luapan air.
DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan memastikan pompa pengendali banjir siaga
Hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu mengakibatkan banjir dan merendam ratusan rumah.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
Akan tetapi, katanya, mulai Kamis ini, kondisi atmosfer menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan yang berpotensi memicu hujan di wilayah Cilacap dan sekitarnya.
SEJUMLAH pemudik Lebaran 2026 yang pulang ke Jawa Tengah (Jateng) mengaku merasakan hasil geliat pembangunan yang ada di provinsi ini.
KAPOLDA Jawa Tengah (Jateng), Ribut Hari Wibowo, memastikan situasi keamanan dan ketertiban selama libur Lebaran 2026 di wilayahnya hingga saat ini terpantau aman dan kondusif.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
Dishub Jateng membuka posko mudik terpadu yang memantau arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui CCTV 24 jam di titik rawan macet.
BSKDN Kemendagri mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) untuk memperkuat inovasi daerah melalui penyusunan policy brief
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved