Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR awa Tengah Ganjar Pranowo, kembali meninjau Stasiun Semarang Tawang untuk memastikan air yang menggenangi halaman dan peron stasiun telah surut.
Meski genangan air telah berkurang, namun dalam tinjauannya pada Minggu (1/1) sore itu, Ganjar mendapati banyaknya penumpang yang mengeluhkan ketidakjelasan jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api.
Melihat kegaduhan itu, Ganjar langsung bergerak cepat berkoordinasi dengan kepala stasiun dan manajer KAI yang berada di tempat.
Ganjar juga langsung menghubungi Kepala Daop 4 Semarang Wisnu Pramudyo via telepon dan memintanya untuk segera ke Stasiun Semarang Tawang agar memberikan kejelasan kepada para penumpang.
"KA Daop 4 saya minta ke sini, termasuk manajemen transportasinya yang diminta untuk mengurus itu. Karena ada keputusan dari pusat, beberapa kereta re-route. Jadi dipindahkan jalurnya lewat Selatan, yang dari Jakarta lewat Utara kemungkinan dibatalkan atau bisa dikurangi," kata Ganjar di Stasiun Semarang Tawang.
Ganjar juga menyempatkan mendengarkan keluhan para penumpang. Menurutnya, pihak stasiun dan KAI harus segera memberikan informasi sejelas-jelasnya terkait jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api.
Selain itu banyak juga penumpang yang ingin ganti moda transportasi, refund tiket yang terlanjur dibeli maupun terbatasnya informasi ihwal pergantian jadwal keberangkatan kereta api atau reschedule.
Ganjar berharap, pihak stasiun dan KAI bisa melakukan komunikasi dengan para penumpang. Termasuk memberikan informasi secara berkala melalui nomor telepon masing-masing penumpang.
"Seperti itu contohnya ada bis yang baru datang biar dipastikan kalau penumpang harus pindah moda, kemudian tempatnya, waktunya, bisnya yang mana bisa disampaikan kepada masyarakat," ujar Ganjar.
"Ini yang butuh disampaikan ke customer. Kemudian saya minta, tolong karena customer yang membeli tiket punya nomor telepon, informasikan saja terus menerus karena kalau tidak mereka akan terus komplain," lanjut Ganjar. (OL-13)
Baca Juga: Dampak Banjir di Semarang, 16 Perjalanan Kereta Api Dialihkan ke Jalur Selatan
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
BENCANA banjir dan 18 titik longsor melanda Kabupaten Jepara, sebanyak 1.445 keluarga ( 3.522 jiwa) warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara terisolasi akibat terputusnya akses jalan.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
SEBANYAK 550 foto hasil jepretan Mohammad Guntur Soekarnoputra dipamerkan di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat. Berlangsung 7 – 13 Juni 2025.
RELAWAN Ganjar Pranowo atau Ganjarist menggelar Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 yang dilaksanakan secara serempak
Ganjar mengungkapkan bahwa bantuan dana untuk partai bisa berasal dari berbagai sumber tak hanya terbatas pada APBN.
Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo menjelaskan tiga fokus utama pada para kader PDIP yang baru terpilih sebagai kepala daerah.
KETUA Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo menghadiri sidang Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved