Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Forum Cendekiawan Melanesia Republik Indonesia (FORKAMRI) Albert Hama mengeritik keras narasi berupa seruan Ketua Umum DPP KNPI La Ode Umar Bonte yang mengancam akan membentuk pasukan sipil dan mengirimkannya untuk melawan Kelompok Sipil Bersenjata di Papua.
Seruan Umar Bonte yang asal Sulawesi Tenggara tersebut viral di media sosial usai kejadian 3 warga asal Muna, Sulawesi Tenggara, meninggal diduga karena ulah KKB di daerah Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua.
Albert Hama menilai ajakan Umar Bonte tersebut sangat berbahaya dan menimbulkan konflik sosial yang lebih besar terutama atas nama sentimen suku.
"Saudara Umar Bonte tidak cermat, tidak bijak, dan cenderung provokatif, lagipula bukan tugas sipil menumpas KKB. Ada Polisi dan TNI yang saya yakini mereka punya upaya tersendiri menyelesaikan persoalan KKB di Papua ini," ungkap Albert kepada wartawan di Jakarta, Selasa (13/12).
Albert menjelaskan, situasi keamanan di Papua tidak semudah dibayangkan masyarakat sipil dan TNI diyakini memiliki strategi tersendiri.
"Jadi ketika saudara Umar Bonte menyerukan bawa pasukan ke sana. Itu sangat menghina TNI dan Polri. Lagipula dia membawa sentimen Daerah Sulawesi yang justru menimbulkan konflik sosial antar suku. Penyataan beliau sangat berbahaya dan kami minta untuk ditarik pernyataan tersebut," ucap Albert.
Baca juga : Tiga Orang Korban Penembakan KKB Bukan Aparat, Tapi Tukang Ojek
Bahkan Albert meminta Kapolri memberi tindakan tegas pada yang bersangkutan karena sudah membangun provokasi yang punya dampak sosial tinggi terkait ekskalasi konflik di Papua.
"Kami minta yang bersangkutan ditangkap saja, karena pernyataannya bersifat ujaran yang melabelkan suku apalagi bawa-bawa nama Sulawesi Tenggara, emang dia siapa," tegas Albert.
FORKAMRI kata Albert meminta siapa pun untuk hati-hati berbicara terutama terkait gejolak keamanan di Papua.
"Jangan Anda merasa lebih hebat dari TNI dan Polri juga. Karena saya tau bagaimana Kodam Cenderawasih dan Kasuari serta Polda Papua dan Papua Barat selama ini sudah berupaya dengan sabar melakukan pendekatan kemanusiaan terhadap KKB. Jangan justru menimbulkan kegaduhan dengan munculkan narasi yang provokatif. Ini sangat berbahaya," pungkas Albert.
Sebelumnya viral di Media sosial, La Ode Umar Bonte meminta Panglima TNI untuk segera melakukan operasi militer besar-besaran di Papua untuk memberangus kelompok separatis bersejata. Umar bahkan mengancam, apabila Panglima TNI tidak mampu mengatasi masalah ini, ia akan membentuk laskar untuk melakukan perang di Papua.
"Kami meminta Panglima TNI harus segera melakukan operasi besar-besaran di Papua. Kalau Panglima TNI tidak mampu menggerakkan pasukan besar-besaran di Papua, maka saya Ketua Umum DPP KNPI akan membentuk pasukan atau laskar sipil untuk melakukan perang di Papua. Apabila TNI tidak mampu menggerakkan ini, maka tidak hanya laskar pemuda atau laskar jihad yang ada di Sulawesi, kami akan bergerak secara serentak," tegasnya. (OL-7)
Selama ini, sektor pertanian di Papua terbebani oleh ongkos pengiriman pupuk yang sangat mahal.
POLRES Mamberamo Raya menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas sungai yang terjadi di Sungai Mamberamo dan mengakibatkan tiga orang warga dilaporkan hilang terbawa arus, Jumat (16/1).
Ia menilai tidak adanya kecocokan antara kebijakan pusat dan aspirasi lokal membuat masyarakat merasa diabaikan.
Kondisi ini dipicu oleh aktivitas Bibit Siklon Tropis 91W dan penguatan Monsun Asia yang meningkatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di jalur Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
Sepanjang tahun 2025, Kepolisian Daerah Papua mencatat 104 aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), dengan korban 94 orang meninggal dunia.
Papua merupakan tanah yang sarat dengan nilai-nilai kedamaian
lima rekomendasi strategis sebagai tindak lanjut Workshop Hasil Pemetaan Potensi Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan.
Kemenag meluncurkan Si-Rukun atau Sistem Deteksi Dini Indonesia Rukun. Menag Nasaruddin Umar meminta jajarannya agar deteksi konflik tidak hanya dibatasi pada isu agama.
MENTERI Agama Nasaruddin Umar meluncurkan aplikasi SiRukun atau Sistem Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan.
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)
Konflik di masyarakat sering terjadi! Temukan contoh konflik dan cara penyelesaian efektif di artikel ini. Solusi damai untuk harmoni sosial! lihat selengkapnya
Program transmigrasi di Indonesia, yang bertujuan memeratakan pembangunan dan membuka lahan baru, menghadapi kendala serius terkait status tanah dan koordinasi lembaga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved