PEMERINTAH Kota Malang, Jawa Timur, menggulirkan bantuan modal usaha untuk pekerja berupa mesin jahit, oven dan perlengapan meracik biji kopi.
"Bantuan disalurkan kepada 638 pekerja. Para pekerja juga dilatih pelatihan kerja. Harapannya untuk meningkatkan perekonomian," tegas Bidang Perindustrian Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang Faried Suaidi, Minggu (11/12).
Bantuan paket lengkap ini guna menambah penghasilan selain upah yang pada gilirannya menyejahterakan pekerja. "Kami berharap, pekerja memiliki usaha sampingan kafe, penjahit, merias, usaha makanan, dan minuman," tuturnya.
Ia menjelaskan bantuan itu bersumber dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau. Dana itu digulirkan untuk pekerja sekaligus pembinaan dan peningkatan mutu pada industri tembakau. Termasuk workshop pengujian tar dan bantuan peralatan pengolah limbah.
"Modal usaha ini untuk mengembangkan usaha dan menambah pendapatan keluarga," tegas Alfikri, karyawan pabrik Jatisari di Bumiayu, Kota Malang.
Sementara itu Ketua Gabungan Perusahaan Rokok Malang Johny menyatakan bantuan untuk pekerja itu sangat bermakna. Pekerja terbantu, pada akhirnya mereka bisa berdaya secara ekonomi, lebih sejahtera dengan usaha mandiri dan produktif. (OL-15)