Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pedagang di Pasar Induk Cianjur, Jawa Barat, berangsur beraktivitas pascagempa bermagnitudo 5,6. Para pedagang mulai berjualan meskipun masih dihantui kekhawatiran terjadi gempa susulan.
Ajat Sudrajat misalnya, pedagang yang memiliki kios di Blok B Nomor 106 Pasar Induk Cianjur. Sejak 4-5 hari lalu, para pedagang mulai beraktivitas. "Kalau berjalan mah sih sudah berjalan, tapi belum normal seperti biasa," kata Ajat , Sabtu (3/12).
Di pasar yang berada di Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku itu, lanjut Ajat, cukup banyak kios yang masih tutup. Pasalnya, tak sedikit pedagang yang menjadi korban ataupun terdampak gempa tektonik dahsyat pada Senin (21/11) lalu.
"Data sementara yang ada, terdapat 350 orang pedagang terdampak gempa. Terutama pedagang yang rumahnya berada di Kecamatan Cugenang, Cilaku, dan sekitarnya. Kalau saya alhamdulillah tidak terdampak," kata Ajat yang merupakan pedagang kosmetik itu.
Belum normalnya aktivitas perputaran ekonomi di Pasar Induk Cianjur berdampak juga terhadap pendapatan para pedagang. Ajat menuturkan hingga saat ini omzetnya cenderung turun.
"Sampai saat ini masih lesu. Mungkin banyak juga pembeli yang jadi korban gempa," tegasnya.
Ajat berharap lambat-laun aktivitas perekonomian para pedagang bisa kembali pulih. Pun aktivitas secara keseluruhan di Kabupaten Cianjur bisa kembali berjalan normal.
"Dampak gempa memang sangat besar. Tapi mudah-mudahan pemerintah bisa memulihkan kembali berbagai sektor yang terdampak, termasuk aktivitas perekonomian para pedagang," pungkasnya.
Asisten Daerah II Setda Kabupaten Cianjur, Budi Rahayu Thoyib, tak memungkiri pascagempa, aktivitas perekonomian di Kabupaten Cianjur berlangsung stagnan bahkan nyaris lumpuh. Kondisi itu dipicu kekhawatiran para pelaku usaha karena gempa susulan masih terjadi.
"Namun sekarang mulai berangsur pulih. Masyarakat, khususnya pelaku usaha sudah kembali berjualan. Dikatakan normal memang belum. Tapi setidaknya sekarang warga, khususnya pedagang sudah mulai kembali beraktivitas," kata Budi. (BB/OL-15)
HOTEL Sangga Buana dengan bangga merayakan hari jadinya yang ke-72 dengan mengusung tema The Journey of Rising Stronger and Thriving Together.
Pembangunan rumah ini merupakan hasil kolaborasi dengan banyak pihak.
Pencairannya pun disesuaikan dengan pengajuan dari Pemkab Cianjur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Anggaran bantuan stimulan tahap keempat saat ini sudah berada di Kementerian Keuangan yang merupakan pengajuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana
Rumah ini dibangun dengan biaya dari donatur melalui Kitabisa.com dan dibantu YPP SCTV Indosiar.
Dari hasil pendataan, terdapat hampir 40 ribu kepala keluarga yang terdata sebagai penerima bantuan stimulan pada tahap 4
Pemerintah Provinsi Jawa Barat membatasi spesifikasi kendaraan AMDK yang melintas dengan lebar maksimal 2.100 mm, JBB maksimal 8 ton, dan MST 8 ton.
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pendapatan normal Jawa Barat di angka Rp26,9 triliun.
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved