Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA dari tiga titik lahan relokasi yang disiapkan Pemkab Cianjur, Jawa Barat, untuk menampung warga korban terdampak gempa, masih dalam tahap kajian teknis. Kedua lokasi berada di Desa/Kecamatan Mande dan di Desa Cipendawa Kecamatan Pacet.
Direktur Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Iwan Suprijanto, menjelaskan dari tiga titik relokasi, baru di Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku yang sudah memenuhi syarat kaitan kajian teknis maupun administrasi. Sedangkan dua lokasi lain masih dalam proses.
"Kami sedang koordinasikan dua titik lagi yang belum clear and clean," kata Iwan di Pendopo Bupati Cianjur, Kamis (1/12).
Di Kecamatan Mande, lahan yang disiapkan untuk relokasi seluas 4 hektare. Kemungkinannya mampu menampung sekitar 300-320 unit rumah.
"Kami minta pemerintah daerah melakukan upaya seperti yang di Desa Sirnagalih. Secara teknis saat ini sedang dicek BMKG bersama Badan Geologi. Secara peruntukkan, pemda juga sudah merekomendasikan. Tapi nanti kami akan melihat lagi ke sana (Mande)," ungkapnya.
Iwan belum mengetahui persis status tanah tersebut. Artinya, status tanah itu milik Pemkab Cianjur atau bukan.
"Persoalannya satu, terkait status. Kalau Sirnagalih, sertifikat tanahnya milik pemda. Sedangkan yang Mande sedang dicek, statusnya milik siapa. Kalau administrasi dan teknis ini oke, maka itu akan menjadi dasar Bupati tetapkan SK tahap kedua. Kita akan mulai dengan pola yang sama. Bisa cepat itu," tutur Iwan.
Sedangkan di Desa Cipendawa Kecamatan Pacet lahannya seluas 10 hektare. Namun Iwan menilai kawasan tersebut relatif cukup rawan.
"Tapi kita lihat nanti secara topografi, secara teknis, kemudian secara administrasi. Kalau itu lokasinya sama dan memungkinkan, kita bisa segera bangun juga di sana (Desa Cipendawa)," ucapnya.
Di lahan seluas 10 hektare di Desa Cipendawa Kecamatan Pacet, kata Iwan, kapasitasnya bisa dibangun sekitar 800 unit rumah. Di lahan-lahan relokasi yang sudah dibangun Kementerian PUPR, kata Iwan, ukuran bangunan rumah sekitar 60 meter persegi atau setara tipe 36.
"Di Cianjur ada dua sekolah yang pada 2020 kita bangun dengan metode rumah instan. Alhamdulillah tidak ada kerusakan sama sekali," pungkasnya. (OL-15)
HOTEL Sangga Buana dengan bangga merayakan hari jadinya yang ke-72 dengan mengusung tema The Journey of Rising Stronger and Thriving Together.
Pembangunan rumah ini merupakan hasil kolaborasi dengan banyak pihak.
Pencairannya pun disesuaikan dengan pengajuan dari Pemkab Cianjur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Anggaran bantuan stimulan tahap keempat saat ini sudah berada di Kementerian Keuangan yang merupakan pengajuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana
Rumah ini dibangun dengan biaya dari donatur melalui Kitabisa.com dan dibantu YPP SCTV Indosiar.
Dari hasil pendataan, terdapat hampir 40 ribu kepala keluarga yang terdata sebagai penerima bantuan stimulan pada tahap 4
Pemerintah Provinsi Jawa Barat membatasi spesifikasi kendaraan AMDK yang melintas dengan lebar maksimal 2.100 mm, JBB maksimal 8 ton, dan MST 8 ton.
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pendapatan normal Jawa Barat di angka Rp26,9 triliun.
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved