Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGHADAPI liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 ini, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) Pematang Siantar memastikan stok beras dalam kondisi aman.
"Saat ini stok beras ada sebanyak 800 ton, gula pasir 19 ton, minyak goreng 15 ton. Bulog siap menghadapi Nataru", kata Nico Purba, Kasi Supply Chain Persediaan dan Pengadaan (SCPP) Bulog Pematang Siantar kepada Media Indonesia, Kamis (24/11).
Selain stok beras aman menjelang Nataru, dia juga mengungkapkan harga beras tidak mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir ini.
"Harga beras medium bulog di pasar berkisar Rp9.500. Dalam pengamatan kami ke Pasar Horas dan Pasar Parluasan harga masih stabil seperti minggu lalu," bebernya.
Sebelumnya, Direktur Utama PD Pasar Horas Jaya Pematang Siantar Toga Sehat Sihite mengungkapkan beberapa jenis bahan pokok pangan di pasar di bawah naungan PD Pasar Horas Jaya seperti Pasar Horas dan Pasar Dwikora Pematang Siantar ada mengalami kenaikan harga. Yaitu di kisaran Rp1.000 - Rp2.000 per kilogram. Kenaikan terjadi seperti pada tomat merah dan daging ayam broiler. Namun tidak pada beras.
"Untuk beras jenis Kuku Balam masih stabil di angka Rp12.000 per kilogram, beras jenis Jongkong IR 64 masih Rp11.000 per kilogram. Kemudian untuk beras jenis Medium Bulog masih tetap Rp9.500 per kilogram," jelas Toga. (AP/OL-10)
Perum Bulog wilayah Kediri memastikan stok beras dan minyak goreng mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran.
Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
Perum Bulog resmi melepas kontainer ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan Jemaah Haji Indonesia Tahun 2026.
Gabah tersebut tetap dibeli sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram meski kualitasnya menurun akibat terendam lumpur.
Peluncuran GPM serentak telah dimulai sejak 9 Februari 2026 dan akan berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah.
Beras medium SPHP seharga Rp57.500 kemsan 5 kg, beraskita premium Rp74.000 kemasan 5 kg, minyakkita Rp31 ribu kemasan 2 liter.
Beras SPHP dijual Rp58 ribu per kemasan 5 kilogram. kemudian gula pasir Rp15 ribu per kilogram, minyakkita 2 liter Rp25 ribu, telur ayam 10 butir 10 ribu rupiah atau 1.000 per butir.
Cabai rawit saat ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram, atau naik sekitar 25 persen.
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
Beras kemasan yang sebelumnya dijual sekitar Rp14.000 hingga Rp15.000 per kg kini mencapai Rp16.000 hingga Rp17.000 per kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved