Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Koordinator Bidang Pangan meminta Perum Bulog mempercepat operasi pasar, khususnya untuk menyalurkan beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP). Hal ini dilakukan sebagai solusi atas maraknya peredaran beras oplosan yang terjadi beberapa waktu belakangan.
"Sudah diputuskan di sini Bulog untuk mempercepat operasi pasar. Sudah ada 1,3 juta, sudah ada 1,3 juta (beras) guyur ke pasar tapi dengan pengawasan yang ketat. Harus betul-betul itu SPHP bisa dipasarkan dalam bentuk SPHP, tidak dicampur-campur," kata Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dikutip pada Sabtu (26/7).
Di kesempatan yang sama, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menyatakan bahwa sebanyak 1,3 juta ton beras SPHP bakal digelontorkan oleh pemerintah pada periode Juli sampai akhir Desember 2025.
Arief juga memastikan bahwa tidak akan ada kenaikan pada harga beras SPHP yang digelontorkan oleh pemerintah atau tetap dijual dengan harga Rp12.500 per kilogram.
"Sampai akhir tahun Rp1,3 juta ton (disalurkan). Harganya tetap Rp12.500 (per kilogram), tidak ada berubah," papar Arief. (Fal)
Beras premium, medium, hingga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sulit ditemukan di pasar.
FORUM Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) menyampaikan keluhan soal kelangkaan beras premium di ritel modern. Ketua FKBI Tulus Abadi menyebut kelangkaan akibat kasus beras oplosan
DINAS Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun menemukan beras tak layak konsumsi beredar di sejumlah toko dan swalayan.
Hingga pertengahan Agustus ini, hasil panenan gabah petani dihargai kisara Rp7450 - Rp7850/kg oleh pengusaha besar.
Pabrik besar cenderung membeli gabah dengan harga lebih tinggi, Rp6.700–Rp7.000 per kilogram, dibanding pabrik kecil yang membeli sekitar Rp6.500.
Pedagang beras di Pasar Induk Beras Cipinang mengeluhkan penurunan penjualan antara 20%-50% sejak isu beras oplosan mencuat di publik.
Komoditasnya antara lain beras premium Pamanukan, beras premium Anak Daro Rp16.350 per kg, minyak goreng MinyaKita kemasan botol Rp18.000 per liter, serta gula Rosebrand.
Dari hasil pemantauan di pasar, harga masih relatif stabil dan terjangkau
Sejumlah komoditas sempat mengalami kenaikan harga, salah satunya cabai rawit merah yang sebelumnya menembus kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Bulan ini diprediksi terdapat panen cabai merah sekitar 14.496 ton yang tersebar di Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Majalengka, dan Bandung Barat.
Pemerintah Kota Banda Aceh bersama PT Pertamina (Persero) menggelar operasi pasar gas bersubsidi dengan menyediakan 2.000 tabung.
Pemprov Kalteng menggelar pasar murah di seluruh kabupaten dan kota sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved