Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) masih melakukan survei dua calon lokasi yang akan dijadikan sebagai tempat relokasi bagi korban terdampak gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Dua lokasi yang sekarang masih dalam kajian yakni di Desa Cipendawa Kecamatan Pacet seluas 10 hektare dan di Kecamatan Mande seluas 4 hektare.
Koordinator Bidang Pencegahan Dini Kebencanaan BMKG, Sigit Pramono, menuturkan, hingga saat ini survei lahan calon relokasi masih dilakukan. Hasil survei itu akan menjadi dasar pertimbangan yang akan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur.
"Kami masih melakukan pengukuran langsung. Nanti data itu akan menjadi salah satu pertimbangan yang akan disampaikan oleh BMKG ke pemerintah daerah dalam hal pembangunan huntap (hunian tetap)," kata Sigit di Pendopo Cianjur, Selasa (29/11).
Proses survei atau kajian, sebut Sigit, terdapat urutan yang harus dilakukan tim. Tahap pertama diawali diskusi dan rekomendasi dari pemerintah daerah calon wilayah yang akan dijadikan tempat relokasi.
"Kemudian kami akan menindaklanjuti dengan menyesuaikan jenis metode dan pengukuran langsung di lapangan," tuturnya.
Selanjutnya dilakukan koleksi data sampai akhirnya tim BMKG memperoleh data dan informasi. Kemudian akan direviu pimpinan di tingkat BMKG.
Baca juga: Tangani Anak Korban Gempa Cianjur, Medco Libatkan Relawan Psikososial
"Nanti secara resmi akan disampaikan kepada pemerintah daerah oleh pimpinan," ungkapnya.
Sedangkan untuk lahan di Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku, sebut Sigit, sudah dilakukan kajian. Hanya nanti akan disampaikan juga secara resmi hasil kajiannya.
"Nanti akan disampaikan secara resmi pimpinan ke pemerintah daerah," pungkasnya.
Bupati Cianjur Herman Suherman menyebut tiga titik yang disiapkan sebagai lahan relokasi berada di Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku seluas 2,5 ha, di Desa/Kecamatan Mande seluas 4 ha, dan di Desa Cipendawa Kecamatan Pacet seluas 10 ha.
"Ada tiga lokasi yang kami siapkan untuk relokasi," terang Herman ditemui di Pendopo Bupati Cianjur, Senin (28/11).
Pemerintah akan memprioritaskan hunian di tempat relokasi bagi masyarakat yang lahan bangunan rumahnya berada di daerah rawan. Artinya, lahan permukiman warga itu berada tepat di jalur lempengan.
"(Prioritas) yang lokasinya tidak boleh dibangun karena berada di lempengan. Titik lempengan patahan gempa itu berada di Desa Sarampad
Kecamatan Cugenang. Di Desa Sarampad itu tidak boleh dibangun kembali. Harus direlokasi," pungkasnya. (BK/OL-16)
Pemerintah daerah terus berupaya mengimplementasikan pembelajaran mendalam, koding, dan AI meski dihadapkan pada tantangan sumber daya manusia dan infrastruktur.
Beredar video di media sosial yang memperlihatkan Mualem mengenakan pakaian tradisional Melayu serba putih, lengkap dengan sarung dan peci hitam.
Lonjakan volume sampah selama masa libur akhir tahun bukan sekadar fenomena musiman, melainkan menjadi ujian nyata bagi sistem tata kelola sampah di daerah.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Brian Yuliarto, mendorong setiap pimpinan perguruan tinggi untuk membantu pemerintah dalam menangani permasalahan di daerah.
Ia juga menjelaskan skor penilaian HAM dibagi dalam empat kategori yakni 41-60 rendah, 61-70 cukup, 71-80 tinggi, dan 81-100 sangat tinggi.
Wali Kota Jambi Maulana menyatakan kolaborasi antara pemerintah daerah dan koperasi menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan daerah.
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
Ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.
Pajak dan retribusi daerah merupakan salah satu instrumen yang berkontribusi besar terhadap pembangunan daerah.
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
KUOTA haji tahun ini di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berkurang dratis jika dibandingkan dengan sebelumnya.
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved