Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
APARAT kepolisian menangkap empat pelaku penganiayaan berujung kematian terhadap seorang pelajar berinisial E di Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatra Utara.
Aksi penganiayaan berujung kematian tersebut sempat viral di media sosial (medsos).
Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kom Teuku Fathir di Medan, Sabtu (26/11), menyebutkan, identitas keempat pelaku masing-masing berinisial J, S, A, dan pelaku utama berinisial SA.
"Para pelaku ini masih berstatus pelajar," katanya.
Keempat pelaku ditangkap di tempat persembunyian mereka pada Sabtu (26/11) beserta barang bukti berupa senjata tajam untuk membacok korban.
Baca juga: Tim DVI Polri Periksa 10 Lagi Kantong Jenazah Korban Gempa
Keempat pelaku beserta barang bukti, kata dia, saat ini sudah dibawa ke Mako Polrestabes Medan guna pemeriksaan lebih lanjut.
"Kami masih memburu pelaku lainnya," katanya.
Aksi penganiayaan berujung kematian tersebut terjadi pada hari Jumat (25/11) di sebuah SPBU di kawasan Kecamatan Medan Sunggal dan viral di medsos.
Dalam video viral tersebut, memperlihatkan korban dikejar sekelompok pelajar lainnya. Setibanya di sebuah SPBU, korban dianiaya dengan cara dibacok hingga meninggal dunia. (Ant/OL-16)
Peluncuran rumah contoh menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk melihat langsung wujud hunian yang ditawarkan.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Pelaku disebut sering melihat ibunya melakukan kekerasan verbal dan fisik terhadap kakaknya, dirinya sendiri, hingga ayahnya.
Cuaca ini disebabkan Bibit Siklon Tropis Bakung di Samudra Hindia barat daya Lampung; Bibit Siklon 93S di Samudra Hindia selatan Jawa Timur; dan Bibit Siklon 95S
Kota Langsa merupakan penyumbang transaksi terbesar bagi Pasar Induk Lau Cih.
Endipat juga mengkritik pihak-pihak yang hanya sekali datang ke lokasi bencana namun mengklaim paling bekerja. Menurutnya, pemerintah sudah bergerak sejak hari pertama.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved