Kamis 24 November 2022, 08:33 WIB

Kominfo Gunakan Kesenian Rakyat untuk Sosialisasi RUU KUHP di Samarinda

adiyanto | Nusantara
Kominfo Gunakan Kesenian Rakyat untuk Sosialisasi RUU KUHP di Samarinda

dok: Kominfo
acara sosialisasi RUU KUHP di Samarinda

 

Kementerian Kominfo bersama Pemerintah Daerah Samarinda menyelenggarakan Pertunjukan Rakyat (PETUNRA) Sosialisasi RUU KUHP. Kegiatan ini diselenggarkan secara hybrid di Big Mall Samarinda dan secara online melalui live streaming Youtube DJIKP, pada Selasa (22/11).

Plt. Assisten II Pemerintah Kota Samarinda, Sam Syaimun, mengatakan sudah menjadi rahasia umum bahwa  KUHP yang digunakan di Indonesia saat ini merupakan produk turunan dari zaman kolonial. Pemerintah pusat dan DPR bekerja secara transparan dalam penyusunan revisi kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP).

“Bahwa pemerintah pusat dan anggota DPR secara terbuka dan transparan membahas mengenai undang-undang pidana ini, semua bisa memberikan masukan, maka masyarakat dapat mempelajari dan memberikan masukannya,” jelasnya

Subkoordinator Penyusunan Program dan Pemantauan Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Kominfo, Astrid Ramadiah Wijaya yang mewakili Direktur Informasi dan Komunikasi Politik Hukum dan Keamanan Direktorat Jenderal Infromasi dan Komunikasi Publik, Bambang Gunawan, mengatakan Indonesia tengah melakukan pembangunan hukum terkait revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP). Sebagai negara yang berlandaskan Pancasila, rekodifikasi hukum pidana nasional dimaksudkan untuk mengganti KUHP lama dengan KUHP buatan Indonesia.

“Upaya pemerintah merevisi dan menyusun sistem rekodifikasi hukum pidana nasional yang bertujuan untuk menggantikan KUHP lama sebagai produk hukum pemerintahan zaman kolonial Hindia Belanda perlu segera dilakukan, sehingga sesuai dengan dinamika masyarakat,” jelasnya.

Pemerintah telah melakukan beberapa kegiatan terkait sosialisasi dalam bentuk dialog publik mengenai RUU KUHP di 11 kota di Indonesia. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menghimpun masukan dan mengedukasi seluruh elemen masyarakat secara luas.

“Acara ini diharapkan dapat menjadi sarana diseminasi informasi terkait RUU KUHP kepada elemen-elemen publik,” tutupnya.

Kegiatan sosialisasi RUU KUHP di Samarinda dikemas dengan mengadakan pertunjukan rakyat yang menampilkan berbagai kesenian tradisional di Kalimantan Timur. Terdapat tarian tradisional Kalimantan, tarian belian dan tarian seraung, yang dibawakan oleh Sanggar Pokan Takaq.

Selain penampilan tarian tradisional, terdapat aksi-aksi teatrikal yang mengangkat isu sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Aksi teatrikal dibawakan oleh Teater YUPA dari Universitas Mulawarman bertujuan meningkatkan kesadaraan anak muda dan seluruh lapisan masyarakat terkait masalah sosial yang terjadi di sekitarnya.

Pertunjukan rakyat ditutup dengan aksi musikal oleh Olah Gubang yang membawakan musik tradisional Kutai, Kalimantan Timur. (RO/M-3)

 

Baca Juga

DOK.MI

Pelajar SMP di OKU Selatan Diduga Korban Mutilasi

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 04 Desember 2022, 23:35 WIB
Korban yang sebelumnya dilaporkan sudah beberapa hari menghilang ini ditemukan dengan kondisi kepala sudah terpisah dan kaki terputus,...
dok.ist

Gerak Cepat Relawan Srikandi Ganjar Jateng Bantu Korban Banjir Kabupaten Pati

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 04 Desember 2022, 23:25 WIB
DALAM upaya membantu meringankan beban korban bencana banjir Kabupaten Pati, relawan Srikandi Ganjar Jateng turun langsung ke posko...
MI/BAYU ANGGORO

Lebih Terbuka, Katsunyaka Resto Bandung Buka di Cihampelas Walk

👤Bayu Anggoro 🕔Minggu 04 Desember 2022, 23:15 WIB
Rebecca Agnes, pendiri dan pengelola Katsunyaka, restoran makanan Jepang, membuka cabang di Cihampelas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya