Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSOALAN carut marut izin tambang di Maluku Utara kian terkuak setelah adanya temuan Tim Investigasi Kasus Tambang DPP KNPI atas dugaan terjadi praktek gratifikasi pada penerbitan izin. Hal itu melanggar aturan perizinan tentu merugikan keuangan negara akibat ada perusahaan tanpa izin aktif berproduksi secara otomatis tidak kena pajak.
"Tim investigasi DPP KNPI menemukan dugaan adanya praktik gratifikasi dalam penerbitan izin (ilegal)," kata Muhammad Nurul Haq.
Mamat sapaan akrab Muhammad Nurul Haq selaku anggota Tim Investigasi juga merangkap Ketua Bidang Kaderisasi DPP KNPI menambahkan, setidaknya Tim Investigasi menemukan total 80 usulan untuk memperoleh Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) diduga berpotensi bermasalah alias ilegal.
"Setidaknya tim menemukan sebanyak 80 usulan WIUP diterbitkan Gubernur Maluku Utara kepada Kementerian ESDM RI. Namun dari total 80 usulan WIUP itu sebanyak 51 WIUP diantaranya disinyalir dalam status tidak memenuhi syarat ketentuan," kata Mamat.
Dia menjelaskan, banyaknya usulan perizinan akhirnya kebablasan mengakibatkan terbit WIUP tumpang tindih.
"Dari 51 WIUP sekitar 40-an usulan diantaranya diduga terbitnya tumpang tindih. Bahkan diduga ada juga WIUP terbit tapi masuk kawasan hutan lindung, ada yang titik koordinatnya sama dengan perusahaan lain. Lebih parahnya lagi kami menemukan beberapa usulan WIUP tersebut di atas IUP perusahaan lain yang masih aktif, dan ada juga yang masih dalam status perpanjangan IUP," jelas Mamat.
Dia menduga bisa terjadi carut-marut terbit perizinan tambang ini disinyalir ada keterlibatan orang dekat Gubernur Maluku. "Persoalan carut-marut pertambangan ini ada apa? Tentu ada penyebabnya. Pasti ada kongkalikong antara pengusaha dan pejabat daerah atau mungkin juga orang suruhan atau orang kepercayaan pejabat tinggi di Maluku Utara," kata Mamat.
Pihak DPP KNPI, menurut Mamat, meminta aparat penegak hukum untuk serius menindaklanjuti persoalan carut-marut perizinan tambang di Maluku Utara.
"DPP KNPI mendesak aparat penegak hukum untuk memeriksa pejabat terkait mulai dari pejabat tingkat bawah, Kadis, bahkan jika memungkinkan juga memanggil Gubernur Maluku Utara sebagai pihak yang mengajukan usulan WIUP kepada Kementerian ESDM RI. Tujuannya agar kasus ini terang benderang dan memulihkan iklim investasi pertambangan di Indonesia", kritik Mamat.
Dia juga mengklaim Tim Investigasi DPP KNPI terus mengumpulkan bukti-bukti valid. "Hingga saat ini kami juga menemukan beberapa kasus lain terkait penerbitan WIUP di Maluku Utara, namun masih dalam proses investigasi untuk mengumpulkan bukti-bukti sebanyak mungkin oleh tim", ungkap Mamat. (OL-13)
Baca Juga: Enam Ribu Tenaga Asing Bekerja di Maluku Utara, Kemenkumham ...
POLEMIK yang berkembang di ruang publik terkait wacana Reformasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menuai beragam tanggapan dari berbagai elemen masyarakat.
Adapun delapan poin utama yang tertuang dalam Piagam Pemuda Riau untuk Indonesia, yakni menjunjung tinggi nilai demokrasi dalam menyampaikan pendapat sesuai aturan perundang-undangan.
Ketua Umum KNPI mengatakan angkah parpol memberikan sanksi nonaktif pada anggota DPR yang telah menyakiti hati publik merupakan upaya menipu publik. ia mendesak pemecatan anggota DPR tersebut
Deklarasi dukungan penuh PP GPI kepada Rahayu Saraswati untuk maju sebagai Calon Ketua Umum DPP KNPI pada periode mendatang.
Perayaan HUT ke-52 KNPI ini menjadi titik konsolidasi penting dalam menegaskan peran strategis pemuda sebagai garda depan perubahan dan pembangunan nasional.
KNPI sangat serius mengawal pemuda untuk menyongsong bonus demografi demi bersaing dengan kemajuan global.
Waspada terhadap peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bersifat fluktuatif, yang dapat terjadi pada pagi, siang atau sore, malam, hingga dini hari.
Program penghijauan skala besar ini dinyatakan berhasil oleh Kementerian Kehutanan setelah memenuhi indikator ketat, termasuk persentase tumbuh tanaman yang mencapai 95,16%.
Bantuan berupa 2.000 tas sekolah dan 500 topi bagi anak-anak di Maluku Utara.
Kesuksesan Maluku Utara dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang luar biasa menjadi contoh penting bagi Indonesia dalam mempercepat hilirisasi.
Pemerintah pastikan daerah dan UMKM mendapat porsi terbesar dari nilai tambah investasi, menjadikan daerah 'tuan di negeri sendiri'.
Di Ambon, Dubes Brazier mengunjungi Pemakaman Commonwealth di Ambon, untuk meletakkan karangan bunga di tugu peringatan bagi warga Australia yang gugur dalam peperangan di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved