Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
KABUPATEN Ogan Komering Ilir (OKI), merupakan salah satu daerah rawan bencana di Sumatera Selatan. Tak hanya banjir, daerah ini juga berpotensi besar terjadinya bencana angin puting beliung.
Apalagi di musim penghujan. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) puncak musim hujan akan terjadi di November ini. Karena itu, masyarakat OKI diimbau untuk waspada banjir. Khususnya bagi masyarakat yang tinggal di dataran rendah dan bantaran sungai.
"Di daerah kita ini juga seringkali terjadi gerusan longsor di bantaran sungai. Terutama warga yang bermukim di bantaran Sungai Komering," ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ilir, Listiadi Martin, Kamis (10/11).
Menurut dia, musim hujan ini terus berlangsung dan diprediksi puncak curah hujan terjadi pada November dan hingga Januari tahun depan pun intensitas hujan masih tinggi.
"Kita imbau kepada semua masyarakat untuk waspada bencana banjir karena November ini puncak hujan. Terutama masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir yang berada di dataran rendah," ucapnya Listiadi.
Ia meminta kepada masyarakat lebih waspada dan siaga, dengan alasan telah memasuki penghujan. Di musim penghujan dikhawatirkan terjadi banjir. Terlebih sekarang ini hujan sudah sering turun, meskipun saat ini belum ada desa atau pemukiman warga di Kabupaten OKI mengalami kebanjiran.
Menurutnya, kewaspadaan terhadap banjir ini agar masyarakat menyimpan barang penting ke tempat yang aman. Jika berada di luar rumah hindari pohon besar, baliho dan saluran air atau gorong-gorong. Terpenting juga menyiagakan tim siaga bencana serta membatasi aktivitas di luar.
Listiadi menyebut wilayah Pantai Timur meliputi Kecamatan Cengal, Sungai Menang, Lempuing, Lempuing Jaya, Pampangan, Pangkalan Lampam, Tanjung Lubuk dan Tulung Selapan merupakan wilayah geografis dataran rendah yang kerap menjadi langganan banjir.
"Walau belum kasus banjir tahun ini, namun kami terus mengimbau kita kepada masyarakat untuk waspada musim hujan ini adalah menjaga kebersihan lingkungan rumah, perbaiki drainase saluran air," pungkasnya. (OL-15)
Berdasarkan analisis BBMKG Denpasar, monsun Asia diprakirakan masih akan memberikan pengaruh kuat disertai dengan terbentuknya pola pertemuan angin
Meskipun modifikasi cuaca merupakan ikhtiar mitigasi yang penting, teknik ini bukanlah solusi permanen.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
KELURAHAN Cisarua di Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Jawa Barat, merupakan salah satu wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
Data BMKG selama 16 tahun terakhir (2010–2025) juga memperlihatkan tren peningkatan kejadian banjir dan tanah longsor yang sejalan dengan kenaikan suhu dan perubahan iklim.
Survei pascabencana yang dilakukan Pusat Koordinasi Nasional Mapala se-Indonesia bersama pegiat lingkungan menemukan ratusan titik longsor di kawasan hulu sungai Tapanuli Selatan.
Musim hujan sering kali dianggap sebagai penghalang bagi sebagian orang untuk berlibur. Namun, data terbaru dari platform perjalanan digital Agoda pada Februari 2026
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
Kelengkapan imunisasi sesuai usia merupakan benteng terkuat bagi anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved