Minggu 06 November 2022, 16:58 WIB

Rob Ditambah Hujan Bikin Dua Desa di Pesisir Kabupaten Tasikmalaya Banjir

Adi Kristiadi | Nusantara
Rob Ditambah Hujan Bikin Dua Desa di Pesisir Kabupaten Tasikmalaya Banjir

MI/Adi Kristiadi
Puluhan rumah dan kios Pasar di Desa Ciheras dan Desa Ciandum, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, terendam banjir pasang air laut a

 

PULUHAN rumah dan kios Pasar di Desa Ciheras dan Desa Ciandum, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, terendam banjir pasang air laut atau rob, pada Minggu (6/11) dini hari. Kejadian itu tidak menyebabkan korban jiwa tetapi puluhan hektar areal pertanian dan perikanan mengalami kerusakan.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Irwan mengatakan, hujan deras yang terjadi selaman menyebabkan banjir menerjang Desa Ciheras dan Ciandum menyebabkan puluhan rumah termasuknya kios pasar terendam setinggi 40 sentimeter hingga beberapa kendaraan motor tergenang. Namun, banjir yang terjadi selama itu telah menyebabkan aktivitas masyarakat lumpuh.

"Laut pasang dan hujan deras yang terjadi itu menyebabkan puluhan rumah dan kios pasar di Desa Ciheras dan Desa Ciandum tergenang banjir hingga aktivitas masyarakat lumpuh tapi dengan kejadian tersebut petugas BPBD, TNI Polisi dan relawan langsung mengevakuasi warga menuju lokasi aman. Banjir rob hingga banjir yang terjadi seperti bandang terutama cepat besar dan langsung menyusut," katanya, Minggu (6/11/2022).

Ia mengatakan, intensitas hujan tinggi masih terus terjadi di berbagai daerah di Jabar dan bagi masyarakat agar selalu waspadai karena bencana hidrometeorologi bisa menimbulkan longsor, banjir, angin kencang dan pergerakan tanah. Kesiapsiagaan harus dilakukan semua lapisan masyarakat guna bisa meminimalisir berbagai kejadian yang terjadi dan selama ini berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan berdampak pada bencana alam.

"Kami sudah melakukan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai bencana, karena selama ini di wilayahnya terdapat potensi ancaman bahaya hidrometeorologi yaitu bencana banjir, longsor, pergerakan tanah dan angin kencang. Namun, diperlukan ada upaya kesiapsiagaan dan langkah yang sinergitas semua pihak baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat guna mengantisipasi dampak bencana," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Cihaurbeuti Polres Ciamis AKP M Farkhan, mengatakan, hujan deras yang terjadi telah menyebabkan tembok penahan tebing (TPT) longsor menimbun jalan di Dusun Cigarunggang, Desa Sumberjaya, Kecamatan Cihaurbeuti hingga anggota Polisi, TNI dan warga bergotong royong melakukan evakuasi meterial yang menimbun sebagian jalan desa hingga merusak halaman rumah warga.

"Kami bersama warga langsung melakukan evakuasi material longsor dalam bentuk sosial dan memberikan manfaat bagi mereka supaya jalan desa bisa dilalui secara normal dan kami juga akan melakukan koordinasi penanganan dengan BPBD. Bencana hidrometeorologi yang terjadi selama ini agar masyarakat untuk tetap selalu waspada terhadap bencana alam," paparnya. (OL-13)

Baca Juga

MI/Djoko Sardjono

Harga Kebutuhan Pokok Melonjak di Surabaya

👤Faishol Taselan 🕔Minggu 04 Desember 2022, 10:55 WIB
SEJUMLAH harga bahan pokok mulai naik menjelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023. Di Pasar Tambahrejo, Kota Surabaya, ada beberapa...
dok.Ant

Ribuan Burung Ilegal dari Bali Disita di Pelabuhan Ketapang

👤Arnoldus Dhae 🕔Minggu 04 Desember 2022, 10:45 WIB
RIBUAN burung yang diduga akan diselundupkan dari Bali menuju Pulau Jawa berhasil disita petugas Karantina di Pelabuhan Ketapang,...
dok.Ant

Ancam Lingkungan, Warga Batang Tutup Paksa Penambangan Galian C Liar

👤Akhmad Safuan 🕔Minggu 04 Desember 2022, 10:35 WIB
SEMPAT terhenti beberapa saat, aktivitas tambang liar galian C di Kabupaten Batang, Jawa Tengah kembali beroperasi. Lantaran itu, warga...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya