Minggu 30 Oktober 2022, 11:33 WIB

Lukas Enembe Siap Diperiksa, Ondoafi Suku Ibo Angkat Jempol

Mediaindonesia.com | Nusantara
Lukas Enembe Siap Diperiksa, Ondoafi Suku Ibo Angkat Jempol

DOK Pribadi.
Tokoh adat dari Tanah Tabi, Jayapura, Septinus Tibo.

 

SIKAP Gubernur Papua Lukas Enembe yang membuka diri dan siap diperiksa oleh tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat apresiasi tokoh adat dari Tanah Tabi, Jayapura, Septinus Tibo. Ondoafi dari Suku Tibo ini mengungkapkan kegembiraannya atas kemajuan sikap Lukas sehingga sangkaan korupsi yang menjeratnya bisa segera diselesaikan. 

Menurutnya, Lukas sebagai seorang Gubernur pasti mengerti dan sangat paham bahwa yang dilakukan oleh negara sudah tepat. "Saya memberikan jempol kalau Bapak Gubernur sudah membuka diri untuk diperiksa. Kami dari masyarakat adat merasa senang dan setuju kalau Pak Lukas sudah membuka diri," ungkap Septinus di Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (29/10).

Karena itu, Septinus mengimbau agar kelompok massa yang masih berjaga di rumah kediaman Lukas Enembe untuk segara membubarkan diri, karena keberadaan mereka berpotensi menghambat proses hukum terhadap Lukas. Septinus yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Adat Sentani ini mengatakan konsekwensi bagi masyarakat yang hidup di negara hukum yakni siap menerima akibat jika ia melanggar hukum. "Kalau kita tidak mengakui dan mengikuti aturan hukum, sama saja kita menentang negara," tegas Septinus.

Selain itu, Septinus berujar, meski kondisi Lukas sedang sakit dan tersangkut masalah hukum, Pemerintah Provinsi Papua harus tetap bekerja untuk membangun daerah dan melayani masyarakat. Kepentingan masyarakat tidak boleh dikorbankan.

Karena itu, dirinya sangat setuju jika pemerintah pusat memberikan kepercayaan kepada orang lain untuk sementara memimpin pemerintahan di Bumi Cenderawasih ini. "Kalau Gubernur sedang sakit dan tersangkut masalah hukum, pimpinan pemerintahan di daerah tidak boleh kosong, supaya pelayanan publik tetap berjalan," pinta Septinus.

Namun, lanjut Septinus, hal itu harus dilakukan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku, bukan atas dasar suka atau tidak suka terhadap seseorang. "Karena ini negara hukum," tegas Septinus sekali lagi. (RO/OL-14)

Baca Juga

Dok. JAwa Eye Indonesia

Jawa Eye Indonesia Salurkan Bantuan Untuk Korban Gempa Bumi Cianjur

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Kamis 01 Desember 2022, 02:01 WIB
PR Manager Jawa Eye Indonesia Setiadi menyatakan bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian Jawa Eye Indonesia atas musibah Gempa...
MI/HO

Paramitha DPR Kawal Pemasangan Listrik Baru di Brebes

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 30 November 2022, 22:49 WIB
Pemerintah merencanakan bantuan pasang baru listrik 2022 kepada 1.086 rumah warga miskin di Brebes, Jawa...
Dok. Peradi

Peradi Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 30 November 2022, 21:54 WIB
Hal ini merupakan satu misi peduli kemanusiaan dari para pengurus dan advokat anggota Peradi yang tersebar di berbagai wilayah di Tanah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya