Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Sukabumi, Jawa Barat, meningkatkan kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi. Kurun beberapa waktu terakhir, terjadi sejumlah bencana yang dipicu cuaca ekstrem.
Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, menuturkan Pemkot Sukabumi terus mengedukasi masyarakat bahwa penanganan kebencanaan bukan hanya tugas pemerintah atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Karena itu, edukasi dan sosialisasi gencar dilakukan. "Harapannya, masyarakat bisa memahaminya termasuk di lingkungan sekolah," sebut Fahmi, Selasa (11/10).
Fahmi menegaskan diperlukan kepedulian dari semua elemen masyarakat terhadap kondisi lingkungan. Misalnya kepedulian terhadap kondisi drainase, saluran air, maupun tumpukan sampah. "Ini menjadi sesuatu yang bisa jadi musibah," bebernya.
Fahmi menyebut ada empat jenis bencana yang intensitasnya cukup tinggi di Kota Sukabumi. Bencananya terdiri dari banjir, tanah longsor, gempa, dan kebakaran. "Keempat jenis bencana ini masih menduduki peringkat teratas di Kota Sukabumi," pungkasnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardhani, menuturkan taksiran nilai kerugian bencana diestimasi berdasarkan infrastruktur ataupun sarana dan prasarana lain yang terdampak. Hasil taksiran penghitungan, selama tahun ini terhitung Januari-September, nilai kerugian akibat bencana mencapai Rp8.816.845.000.
"Paling besar nilai kerugian akibat dampak banjir sebesar Rp5.122.220.000 dan tanah longsor sebesar Rp1.578.875.000," kata Imran beberapa waktu lalu.
Dari 136 kali bencana di Kota Sukabumi, luasan area terdampak sekitar 60,976 hektare. Terdapat sebanyak 868 kepala keluarga yang terdampak. "Ada 13 orang yang mengungsi, satu orang meninggal dunia, dan enam orang mengalami luka ringan," tuturnya.
Terdapat pula sebanyak 721 unit bangunan rumah yang rusak. Rinciannya terdiri dari 52 unit kondisinya rusak berat, 189 unit rusak sedang, dan 480 unit rusak ringan.
"Potensi bencana masih terus terjadi. BMKG sudah merilis saat ini mulai memasuki musim hujan. Kondisi ini ditandai dengan curah hujan yang cukup tinggi sehingga memicu terjadinya bencana hidrometeorologi seperti cuaca ekstrem, banjir, dan tanah longsor," pungkasnya. (OL-15)
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
DUA pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, diamuk massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor.
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menangkap pelaku berinisial W, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
OTT ini terjadi pada Kamis, 5 Februari 2026, malam. KPK menyita ratusan juta atas penangkapan ini.
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meninjau dan mengevaluasi penanganan bencana longsor di Desa Pasirlangu, Bandung Barat
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
Regulasi yang ditetapkan pada 17 Desember 2025 ini bertujuan untuk memperkuat aspek kelembagaan BPBD di seluruh Indonesia dalam menghadapi ancaman bencana yang kian kompleks.
Realitas menunjukkan dashboard BNPB dan media sosial penuh data kuantitatif korban, tapi minim ruang bagi suara kualitatif warga terdampak bencana.
Kementerian Pekerjaan Umum melaporkan bahwa dalam dua pekan terakhir telah berhasil membangun 11 unit jembatan bailey dengan kapasitas beban 30–50 ton.
Untuk pengumpulan donasi dilakukan di dua lokasi pos.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved