Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
SUKABUMI harus menjadi wilayah yang lebih baik lagi, sejahtera warganya, dan produk-produk yang dihasilkan bisa mendunia.
"Sebagai tanah kelahiran saya, tentu saya ingin melihat warga Sukabumi sejahtera dan beragam produk yang dihasilkan bisa lebih dikenal bahkan mendunia. Itu sebabnya saya ingin berdiri paling depan dalam semangat membawa Sukabumi lebih baik lagi," ujar Ketua Dewan Pakar Partai NasDem Kabupaten Sukabumi Ayep Zaki dalam keterangannya, Senin (10/10).
Ayep yang sudah menjadi pelaku pengembangan ekonomi sejak 1990 itu banyak menjabarkan program-program pro kerakyatan dalam Satu Jam Bersama H Ayep Zaki di salah satu radio lokal, pekan lalu. Hal yang digarisbawahi Ayep ialah membangkitkan ekonomi Sukabumi.
"Sukabumi harus memiliki platform dan program kerja nyata, terutama bagi generasi milenial dan generasi Z. Kita bisa melangkah ke depan bersama-sama untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup masyarakat Sukabumi," tandasnya.
Anggota Bidang Pertanian, Peternakan, dan Kemandirian Desa DPP NasDem itu pun menggalang kebersamaan. Caranya ialah dengan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya kepada masyarakat Sukabumi untuk bangkit dan bergerak bersama.
"Saya ingin duduk bareng dengan orang Sukabumi yang punya visi misi dan cita-cita jangka panjang untuk memakmurkan Sukabumi. Saya juga terbuka dengan semua generasi milenial dan akademisi. Bila perlu banyak juga profesor-profesor yang lahirnya dari Sukabumi," kata Ayep lagi.
Hanya saja kolaborasi yang diharapkan itu dibangun secara konkret dan terlihat kerja nyatanya. Tidak berhenti pada wilayah diskusi dan seminar atau diskusi, melainkan implementasi nyata buat kepentingan masyarakat.
Dalam program acara bertajuk Sejahterakan Sukabumi Bangun Ekosistem Pertanian di Sukabumi itu Ayep mengatakan sudah terjun ke dunia ekspor sejak 1997. Dengan data dan pengalaman langsung yang ia tekuni, harapannya bisa kolaborasi bersama pemda setempat, eksekutif, dan legislatif hingga profesional dan milenial demi menyongsong masa depan Sukabumi. Menurut Wakil Bendahara Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Pusat itu dengan kolaborasi akan menghasilkan lompatan kerja yang luar biasa. (RO/O-2)
Cek jadwal imsakiyah Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026: Imsak pukul 04.30 WIB, Subuh 04.40 WIB, Magrib 18.15 WIB. Persiapkan sahur dan buka puasa dengan tepat.
Bangunan rumah yang dulu jadi tempat, berlindung, kini hanya menyisakan kenangan dan puing-puing.
Masyarakat bisa menghubungi layanan call center atau komunikasi khusus pada nomor 085775211755. Operator nomor tersebut nanti akan memandu masyarakat yang memerlukan bantuan.
Wakaf yang dikelola secara profesional dan produktif akan memberikan dampak jangka panjang.
KELURAHAN Cisarua di Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Jawa Barat, merupakan salah satu wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
Petugas BPBD Kota Sukabumi bersama unsur Forkopimcam setempat langsung mendatangi lokasi. Mereka melakukan evakuasi dan pengamanan area sekaligus asesmen.
PEMERINTAH Kota Sukabumi, Jawa Barat, memiliki rumah singgah di Kelurahan Sukaraja Kecamatan Cicendo Kota Bandung untuk masyarakat yang tengah menjalani pengobatan.
Tepat satu tahun memimpin Kota Sukabumi, Ayep Zaki menorehkan sejumlah capaian yang mulai dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ayep turut mengajak generasi muda dari seluruh cabang olahraga untuk menjadikan Perssi sebagai inspirasi.
KOTA Sukabumi meraih peringkat ketiga terbaik Realisasi Belanda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 sebesar 70,08%.
Direktur Lembaga Wakaf Doa Bangsa (LWDB) Tus Wahid dalam menanggapi kiprah Ayep Zaki mengemukakan konsep Kota Sukabumi Menuju Kota Wakaf lahir dari pandangan visioner.
ANGGOTA DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rachmat Gobel, melakukan kunjungan kerja ke Kota Sukabumi pada Senin, (15/9) dan diterima oleh Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved