Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
BELASAN karung berisi teripang yang sudah dikeringkan, diletakan di lantai rumah Bobby Hida, nelayan di kampung pesisir Desa Oelaba, Kecamatan Rote Barat Laut, Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, akhir pekan lalu. Ada jenis nenas, koro batu, koro susu, cera, dan bintik polos.
Hewan invertebrata Holothuroidea ini ditangkap dari dasar laut perairan Pulau Datu, Haring Utara, Haring Selatan dan Karang Saringapatan, Australia yang berjarak sekitar 200 mil dari Pulau Rote. Negara Kanguru itu memang mengizinkan nelayan tradisional Indonesia yang mengunakan layar, menangkap teripang dan lola atau siput besar yang cangkangnya berbentuk kerucut. Mereka juga boleh menangkap ikan tetapi terbatas untuk kebutuhan makan di tempat.
Harga jual teripang yang lumayan tinggi mendorong nelayan Rote berbondong-bondong melaut ke perairan Australia. Saban tahun, mulai Juli-September, perahu milik Bobby yang yang diawaki sembilan orang termasuk juragan, bersama 30 perahu lainnya bertolak menuju perairan Australia. Setiap perahu dilengkapi alat global positioning system (GPS) dan bekal yang cukup untuk kebutuhan selama tiga bulan di laut.
Dari ujung timur Rote, kelompok nelayan teripang ini berlayar menuju perairan Pulau Pasir. Jika muncul angin timur yang mendorong perahu layar melaju lebih cepat, waktu tempuh ke Pulau Pasir hanya semalam. Dari sana, mereka melanjutkan pelayaran menuju Pulau Datu dan karang sekitarnya selama satu siang dan dua malam.
"Kalau perahu sudah meninggalkan pelabuhan, setiap hari kami berdoa karena di sana tidak ada sinyal telepon, kami tidak tahu kondisi mereka seperti apa, sengsara atau senang," tutur Bobby Hida yang sudah dua kali menangkap teripang di perairan Pulau Datu.
Di pasaran, teripang jenis koro susu dan bintik polos paling mahal yakni Rp600 ribu per kilogram (kg), kemudian koro batu dijual Rp400 ribu per kg dan cera Rp350 ribu per kilogram, sedangkan harga jual lola hanya Rp15 ribu per kilogram. Pada 2021, pendapatan bersih satu perahu teripang sebesar Rp100 juta, yang dibagi untuk pemilik perahu sebesar 40% dan 60% untuk juragan dan nelayan.
Baca juga: Kelompok Tani Budidaya Teripang Riung Terima SK Hutan Sosial
Jika ditotal, pendapatan dari 31 perahu yang menangkap teripang sekitar Rp3 miliar. Pendapatan sebesar itu dibagi ke hampir 300 awak perahu dan 31 pemilik perahu. Uang sebesar itu dimanfatkan untuk kebutuhan mereka selama satu tahun, sebab nelayan baru kembali menangkap teripang pada Juli tahun depan.
Bobby menyebutkan, menangkap teripang merupakan pekerjaan utama nelayan setempat.
Arifin Kota, juragan berusia yang berusia 46 tahun, sudah sejak usia 15 tahun bekerja sebagai koki di perahu yang menangkap teripang yang beroperasi di perairan Pulau Datu. Menangkap teripang bukan pekerjaan mudah. Nelayan harus menyelam ke dasar laut pada kedalaman antara 3-5 meter tanpa alat bantu pernapasan.
Setelah ditangkap, teripang dijemur di perahu yang selanjutnya dikemas dalam karung yang disiapkan.
"Teripang ada di atas pasir di dalam air, dan juga di dalam pasir, tidak bergerak sehingga langsung ditangkap. Satu kali menyelam, saya mengambil dua sampai tiga teripang," kata Arifin Kota.
Tak selamanya menangkap teripang berjalan mulus. Nelayan harus berjuang melawan ganasnya gelombang Laut Timor. Pada Maret 2022, sebuah perahu yang mengangkut 12 nelayan asal Desa Holama, Rote Barat Laut, tenggelam di perairan Kepulauan Cunningham, Australia Barat, karena dihantam gelombang tinggi. Musibah itu mengakibatkan sembilan nelayan hilang dan tiga orang selamat.
Di tahun yang berbeda, perahu milik Bobby Hida terbawa angin kencang dan gelombang tinggi sampai Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Beruntung seluruh nelayan selamat.
Meskipun tangkapan teripang tahun ini melimpah, Bobby dan nelayan lainnya masih menanti dengan was-was, sebab sampai akhir bulan ini, belum ada saudagar yang datang membeli teripang hasil tangkapan periode Juli-September 2022.
"Kami simpan menunggu sampai pembeli datang," tukas Bobby Hida.(OL-5)
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
BENTROK antarwarga akibat konflik lahan di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pecah pada Jumat (6/3). Kericuhan melibatkan warga empat desa.
Bentrokan warga pecah di Adonara Timur, Flores Timur (6/3/2026). 3 warga luka tembak senjata rakitan & sejumlah rumah terbakar akibat sengketa lahan.
ABB di Indonesia menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan berkolaborasi bersama Happy Hearts Indonesia (HHI) melalui program “Water for All”.
GUBERNUR NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengungkap potensi dampak serius terhadap sekitar 9 ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemprov NTT.
KEMENTERIAN Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) mengawal proses pemulangan 13 korban dugaan TPPO asal Jabar yang ditemukan di Kabupaten Sikka.
PM Anthony Albanese kerahkan aset militer ke Timur Tengah demi evakuasi warga Australia yang terjebak disrupsi perjalanan akibat konflik bersenjata.
Uji laboratorium menunjukkan bahwa dalam jumlah sangat kecil sekalipun, Latrunculin A mampu membunuh brine shrimp (udang air asin).
BPS melaporkan nilai impor Indonesia Januari 2026 mencapai US$21,20 miliar, naik 18,21% yoy, didorong kenaikan impor migas dan non-migas terutama bahan baku dan barang modal.
Hangtuah Jakarta melakukan kunjungan strategis ke markas tim tersukses di Liga Basket Australia (NBL), Perth Wildcats
MENTERI Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto melakukan dialog strategis bersama 84 akademisi diaspora Indonesia di Australia.
Studi terbaru di Kepulauan Neptune, Australia Selatan, mengungkap hiu putih dapat menghilang hingga 92 hari tanpa kehadiran paus pembunuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved