Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
KETEGANGAN diplomatik antara Israel dan Australia semakin memanas setelah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menuduh Perdana Menteri Australia Anthony Albanese telah “mengkhianati Israel” dan “meninggalkan komunitas Yahudi di Australia”. Netanyahu bahkan menyebut Albanese sebagai “politisi lemah” yang akan dicatat sejarah.
Perseteruan ini dipicu keputusan Australia yang bergabung dengan Inggris, Prancis, dan Kanada dalam mengakui negara Palestina pada awal Agustus. Netanyahu menilai langkah tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap Hamas.
Sengketa kian tajam setelah pemerintah Australia membatalkan visa Simcha Rothman, anggota koalisi sayap kanan Israel, yang dijadwalkan menghadiri acara komunitas Yahudi di Sydney. Menteri Imigrasi Australia, Tony Burke, menegaskan pihaknya “tidak memberi ruang bagi orang yang datang untuk menyebarkan kebencian dan perpecahan”.
Sebagai balasan, Israel mencabut visa para pejabat Australia yang bertugas di Otoritas Palestina. Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Sa’ar, bahkan memerintahkan kedutaan di Canberra untuk memperketat pemeriksaan setiap permohonan visa resmi dari Australia. Ia menuding pemerintah Australia justru “memicu antisemitisme” di tengah meningkatnya serangan terhadap warga Yahudi di negara tersebut.
Sementara itu, Burke menanggapi serangan Netanyahu dengan menyebutnya “pelampiasan emosi” karena semakin banyak negara Barat kini mengakui Palestina. Ia menegaskan kekuatan sebuah negara tidak diukur dari “berapa banyak orang yang bisa dibunuh atau dibiarkan kelaparan”.
Di dalam negeri Israel, komentar Netanyahu juga menuai kritik. Pemimpin oposisi Yair Lapid menyebut pernyataan keras Netanyahu justru menjadi “hadiah politik” bagi Albanese. Menurutnya, konfrontasi dengan Netanyahu saat ini justru memperkuat posisi pemimpin mana pun di dunia demokratis.
Hingga kini, negara Palestina telah diakui oleh 147 dari 193 anggota PBB. (BBC/Z-2)
PM Jepang Sanae Takaichi menegaskan upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan di Selat Hormuz di tengah konflik AS-Israel dan Iran.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan serangan ke Iran dan Libanon terus berlanjut meski ada klaim kesepakatan dari Donald Trump. Pakistan tawarkan diri jadi mediator.
Presiden AS Donald Trump mengeklaim adanya pembicaraan positif dengan pejabat tinggi Iran di tengah ketegangan perang. Benarkah deeskalasi segera terjadi?
Salon di Beit Awa, wilayah pendudukan Tepi Barat, Palestina, Rabu (18/3) dihantam sebuah proyektil meledak akibat saling serang Israel dan Iran. Empat perempuan Palestina tewas
PKS mendukung Presiden Prabowo Subianto menunda pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, Palestina saat meningkatnya konflik Timur Tengah Iran, Amerika Serikat, iran, dan israel
PEMERINTAH Jepang membuka peluang untuk mengerahkan kekuatan militernya dalam misi pembersihan ranjau di Selat Hormuz setelah gencatan senjata antara Iran, Amerika Serikat dan Israel
Enam pemain dan satu anggota staf pendukung kemudian menerima tawaran suaka di Australia.
Tekanan psikologis dan kerinduan keluarga membayangi keputusan tiga anggota delegasi sepak bola putri Iran untuk kembali ke tanah air setelah sempat mengajukan visa kemanusiaan di Australia.
Australia resmi memberikan visa kemanusiaan bagi lima pemain Timnas Putri Iran yang menolak menyanyikan lagu kebangsaan.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump ungkap Australia telah sepakat memberikan suaka kepada sejumlah anggota tim nasional sepak bola putri Iran.
PM Anthony Albanese kerahkan aset militer ke Timur Tengah demi evakuasi warga Australia yang terjebak disrupsi perjalanan akibat konflik bersenjata.
Uji laboratorium menunjukkan bahwa dalam jumlah sangat kecil sekalipun, Latrunculin A mampu membunuh brine shrimp (udang air asin).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved