Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty pada Senin (18/8) menegaskan penolakannya terhadap pernyataan resmi Israel terkait konsep Israel Raya dan menolak rencana pemindahan warga Palestina dari Gaza.
"Kami menolak pemindahan warga Palestina dari Gaza," katanya dalam konferensi pers saat meninjau perlintasan Rafah bersama Perdana Menteri Palestina Mohammad Mustafa seperti dikutip Anadolu, Selasa (19/8).
Pernyataan ini muncul setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan dalam sebuah wawancara televisi bahwa dirinya sangat suka dengan visi Israel Raya.
Netanyahu menggambarkan dirinya berada dalam misi historis dan spiritual bersama generasi Yahudi masa lalu dan masa depan.
Konsep Israel Raya sendiri merujuk pada gagasan perluasan wilayah Israel hingga mencakup Tepi Barat, Gaza, Dataran Tinggi Golan, Semenanjung Sinai di Mesir dan sebagian wilayah Yordania.
Abdelatty juga menyoroti pembatasan yang diberlakukan Israel terhadap masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza. Dia menegaskan Mesir siap membanjiri Gaza dengan bantuan kemanusiaan segera setelah pembatasan Israel dicabut.
Menurut Abdelatty, mediator Mesir dan Qatar kini tengah berupaya mencapai kesepakatan gencatan senjata di Gaza, termasuk pertukaran sandera antara Hamas dan Israel. Upaya itu didasarkan pada proposal gencatan senjata 60 hari yang diajukan utusan AS, Steve Witkoff.
"Posisi kami terkait isu Palestina tegas dan tidak berubah. Kami tegas menolak segala kebijakan yang bertujuan melikuidasi perjuangan Palestina," tambah Abdelatty.
Dia juga menyatakan Mesir akan menghadiri pertemuan darurat Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Jeddah, Arab Saudi, yang akan membahas situasi di Gaza.
Sejak Oktober 2023, lebih dari 61.900 warga Palestina dilaporkan tewas akibat serangan militer Israel. Agresi tersebut telah meratakan sebagian besar wilayah Gaza dan membuat warganya berada di ambang kelaparan.
Sebelumnya, pada November lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Israel juga menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) terkait operasi militernya di Gaza. (Fer/I-1)
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Kuncoro Giri Waseso, melakukan pertemuan di Kairo, Mesir pada Ahad (8/2).
Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak merespons perihal rencana pengiriman pasukan perdamaian menyusul bergabungnya Indonesia dalam BoP.
Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace berisiko dimanfaatkan sebagai legitimasi politik bagi agenda yang tidak sejalan dengan nilai yang diperjuangkan terkait kemerdekaan Palestina
PADA 3 Februari, Presiden RI Prabowo Subianto mengadakan pertemuan tertutup dengan spektrum organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Negara.
Korban jiwa di Gaza mencapai 72.027 orang. Meski gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025, evakuasi jenazah dan serangan sporadis Israel masih terus memakan korban.
Citra satelit ungkap militer Israel buldoser Pemakaman Perang Gaza. Makam tentara Sekutu PD I & II hancur, memicu kecaman atas penodaan situs bersejarah militer.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Kuncoro Giri Waseso, melakukan pertemuan di Kairo, Mesir pada Ahad (8/2).
Kemenag menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama dengan sejumlah lembaga penerbitan dan distribusi di Mesir dalam rangkaian Cairo International Book Fair (CIBF) 2026 di Mesir.
MENTERI Agama, Nasaruddin Umar, mengungkapkan bahwa Indonesia akan memainkan peran strategis terutama, dalam bidang pendidikan dan pengembangan bahasa Arab.
MENAG Nasaruddin Umar, berbicara tentang ekotelogi serta peran agama dan kesadaran kemanusiaan di era Artificial Intelligence (AI) pada konferensi internasional yang berlangsung di Mesir.
AMERIKA Serikat menetapkan organisasi Ikhwanul Muslimin di Mesir, Libanon, dan Yordania sebagai kelompok teroris. Maklum, organisasi itu sudah lama menjadi musuh Israel.
MENTERI Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty menyerukan diadakan sidang darurat Dewan Perdamaian dan Keamanan Uni Afrika untuk menolak pengakuan Israel terhadap Somaliland.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved