Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty, menegaskan pengusiran massal warga Palestina dari Gaza adalah “garis merah” yang tidak akan pernah diterima Kairo. Ia menekankan, Mesir tidak akan membiarkan pihak mana pun membahayakan kedaulatan maupun keamanan nasionalnya.
Dalam wawancara dengan CNN di Al-Arish, dekat perbatasan Gaza, Abdelatty mengatakan Mesir terus berupaya melalui berbagai jalur diplomatik untuk meringankan penderitaan warga Palestina. Namun, ia menolak tegas ide pemindahan penduduk Gaza ke luar wilayah mereka.
“Kami tidak akan menerima, tidak akan ikut serta, dan tidak akan membiarkan hal itu terjadi,” ujarnya. Ia memperingatkan, pemindahan massal hanya akan menjadi “tiket sekali jalan” yang menghapus perjuangan Palestina.
Sejak perang meletus, Israel belum menjelaskan secara rinci visi masa depan Gaza. Namun, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berkali-kali mendorong opsi relokasi warga Gaza ke negara lain. Beberapa negara seperti Ethiopia, Libya, Somaliland, dan Indonesia disebut-sebut dalam pembicaraan, meski sebagian telah membantah.
Mesir, sebagai satu-satunya akses Gaza ke dunia luar, menghadapi tekanan publik untuk menyalurkan bantuan. Ribuan truk bantuan kini tertahan di perbatasan Rafah karena Israel belum memberi izin masuk. CNN melaporkan ada sekitar 5.000 truk menunggu, sebagian berisi makanan dan obat-obatan yang berisiko rusak akibat penundaan.
Abdelatty juga menyinggung masa depan perjanjian damai Mesir-Israel. Ia menegaskan Kairo tetap menghormati kesepakatan itu, tetapi memperingatkan bahwa upaya memindahkan warga Palestina bisa memicu risiko serius. “Kami tidak akan membiarkan siapa pun membahayakan keamanan nasional kami,” tegasnya.
Mengenai upaya gencatan senjata, Abdelatty mengungkapkan negosiasi masih berlangsung dengan mediasi Qatar, AS, dan Mesir. Ia menyebut sudah ada kesepahaman di sejumlah poin, termasuk pertukaran sandera, pembebasan tahanan Palestina, dan distribusi bantuan. Namun, tuntutan Israel agar Hamas segera melucuti senjata dinilai mustahil diwujudkan saat ini.
“Israel sudah membombardir selama hampir dua tahun dan belum bisa melumpuhkan Hamas. Bagaimana mungkin sekarang menuntut hal itu?” ujarnya.
Abdelatty menutup dengan penegasan: “Kesepakatan bisa dicapai jika ada kemauan politik.” (CNN/Z-2)
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Kuncoro Giri Waseso, melakukan pertemuan di Kairo, Mesir pada Ahad (8/2).
Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak merespons perihal rencana pengiriman pasukan perdamaian menyusul bergabungnya Indonesia dalam BoP.
Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace berisiko dimanfaatkan sebagai legitimasi politik bagi agenda yang tidak sejalan dengan nilai yang diperjuangkan terkait kemerdekaan Palestina
PADA 3 Februari, Presiden RI Prabowo Subianto mengadakan pertemuan tertutup dengan spektrum organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Negara.
Korban jiwa di Gaza mencapai 72.027 orang. Meski gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025, evakuasi jenazah dan serangan sporadis Israel masih terus memakan korban.
Citra satelit ungkap militer Israel buldoser Pemakaman Perang Gaza. Makam tentara Sekutu PD I & II hancur, memicu kecaman atas penodaan situs bersejarah militer.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
PEMERINTAH Jerman mengecam keras langkah Kabinet Israel yang memperluas otoritas sipil di Tepi Barat.
GELOMBANG kecaman internasional kembali menghantam Israel setelah pemerintahnya mengesahkan aneksasi ilegal di Tepi Barat.
Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Australia berujung kericuhan. Polisi tangkap 27 demonstran di Sydney di tengah tuduhan kekerasan aparat.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved