Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan kebutuhan hidup kepada keluarga pengungsi Palestina di Mesir. Kegiatan ini dilakukan oleh Tim Delegasi BAZNAS yang didampingi Tim KBRI Kairo sebagai bagian dari misi kemanusiaan yang terus berjalan.
Turut hadir menyalurkan bantuan Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum (Haji Mo), Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat Lc, MA., tim Satuan Tugas (Satgas) Palestina BAZNAS RI, serta mitra Al Jouds Foundation.
Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum menjelaskan, bantuan tersebut diserahkan kepada delapan keluarga pengungsi Palestina yang tinggal di Mesir. Menurutnya, penyaluran ini juga menjadi simbol kerja sama BAZNAS dengan Al Jouds Foundation yang selama ini aktif membantu pengungsi melalui berbagai program sosial.
“Kita ingin saudara-saudara dari Palestina yang berada di Mesir ini tetap dapat terpenuhi kebutuhan sehari-harinya. Melalui bantuan ini kami ingin memastikan menjalani hidup dengan layak,” ujar Haji Mo di Mesir, Jumat (15/8/2025).
Ia menuturkan, sebagian besar pengungsi datang dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Ada yang mengalami luka akibat konflik, sementara yang lain sama sekali tidak memiliki sumber penghasilan untuk bertahan hidup di tempat pengungsian.
“Mayoritas pengungsi membutuhkan bantuan tunai secara rutin agar dapat membeli makanan, obat-obatan, dan kebutuhan harian lainnya. Situasi mereka membutuhkan perhatian berkelanjutan, bukan hanya bantuan sekali saja,” ucap Haji Mo.
Haji Mo berharap, bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban keluarga Palestina yang ada di Mesir. “BAZNAS juga memastikan penyaluran ini tepat sasaran bagi mereka yang benar-benar mebutuhkan.”
Sebelum penyaluran bantuan ini, Tim Delegasi BAZNAS bersama Tim KBRI Kairo melakukan audiensi dengan mitra Misr Al Kheir di Mesir. Pertemuan tersebut membahas tentang pengiriman bantuan ke Gaza dan rencana kerja sama pengiriman bantuan ke depan.
“Kami dari Tim Satgas Peduli Palestina sedang berada di kantor Mishr Al Kheir, salah satu mitra kita untuk penyaluran ke Gaza. Kami berkoordinasi untuk pengiriman ke Gaza untuk menyampaikan amanah dari masyarakat Indonesia,” ujar Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, KH. Ahmad Sudrajat.
Ahmad menambahkan, Mishr Al Kheir merupakan salah satu mitra terbaik di Mesir yang fokus mengurusi bantuan kemanusiaan. Salah satu program mereka bersinggungan dengan BAZNAS RI yaitu memberikan bantuan makanan ke Gaza Palestina.
“Terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah memberikan sumbangsih dan dukungannya. Kita akan terus melakukan yang terbaik untuk menyalurkan bantuan kepada keluarga-keluarga di Gaza,” kata Ahmad. (RO/Z-2)
Pemerintah Palestina kecam keputusan Israel ubah aturan tanah di Tepi Barat dan mengambil alih Masjid Ibrahimi. Langkah ini dinilai ilegal dan menghambat kemerdekaan.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima undangan untuk menghadiri KTT Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza.
Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace berisiko dimanfaatkan sebagai legitimasi politik bagi agenda yang tidak sejalan dengan nilai yang diperjuangkan terkait kemerdekaan Palestina
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih menjadi perdebatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved