Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam demonstrasi besar-besaran yang menentang kebijakan pemerintah dalam perang Gaza dan kegagalan membebaskan sandera Israel. Dia menilai aksi protes justru memberi keuntungan bagi posisi Hamas dalam negosiasi.
Komentar itu disampaikannya menanggapi gelombang protes terbesar sejak perang dimulai hampir dua tahun lalu. Lebih dari 400 ribu orang turun ke jalan pada Minggu lalu, di berbagai kota Israel untuk menuntut perubahan arah kebijakan perang.
"Orang-orang yang hari ini menyerukan diakhirinya perang tanpa kekalahan Hamas tidak hanya memperkeras sikap Hamas dan menjauhkan diri dari pembebasan sandera kami, mereka juga memastikan bahwa kekejaman 7 Oktober akan terulang kembali, dan putra-putri kami harus berjuang berulang kali dalam perang tanpa akhir," kata Netanyahu seperti dilansir The Guardian, Selasa (19/8).
Oleh karena itu, untuk memajukan pembebasan para sandera dan memastikan bahwa Gaza tidak lagi menjadi ancaman bagi Israel, pihaknya lanjut Netanyahu harus menyelesaikan pekerjaan dan mengalahkan Hamas.
Di sisi lain, Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan korban tewas di Gaza telah mencapai 62.004 orang sejak 7 Oktober 2023. Sebanyak 156.230 lainnya terluka, dengan 60 kematian baru dalam 24 jam terakhir.
Protes yang digerakkan keluarga sandera Israel kini berkembang menjadi gerakan nasional yang menyoroti kerugian besar akibat perang, yakni ekonomi melemah, diplomasi terguncang, dan masyarakat kian terbelah. Dari 50 sandera yang masih ditahan Hamas, sekitar 20 diyakini masih hidup.
Sebagian demonstran membawa spanduk mengenang Hersh Goldberg-Polin, sandera berkewarganegaraan ganda AS-Israel yang dibunuh penculiknya Oktober lalu. Plakat bertuliskan pesan belasungkawa ayahnya di pemakaman, semoga kenanganmu menjadi sebuah revolusi.
Forum Sandera dan Keluarga Hilang mengecam Netanyahu. "Mereka telah mendekam di Gaza selama 22 bulan, di bawah pengawasan Anda," tulisnya.
Kritik lainnya juga disampaikan dari pihak oposisi. Yair Golan menuduh Netanyahu sengaja memperkuat Hamas demi mempertahankan kekuasaan. "Israel akan terbebas dari Hamas hanya setelah kita terbebas dari pemerintahan Netanyahu," sebutnya.
Meskipun menghadapi tekanan publik, Netanyahu tetap mendapat dukungan dari Presiden AS Donald Trump.
"Kita hanya akan melihat kembalinya para sandera yang tersisa ketika Hamas dikonfrontasi dan dihancurkan," tulis Trump di media sosialnya.
Sementara itu, ribuan warga Palestina mengungsi dari timur Kota Gaza yang terus dibombardir, menyusul rencana operasi darat besar Israel.
Militer Israel telah memperingatkan bahwa serangan baru dapat membahayakan nyawa sandera dan menyeret pasukan ke dalam perang gerilya panjang.
Mediator Mesir dan Qatar pun meningkatkan upaya gencatan senjata dan disebut sebagai upaya terakhir untuk menghentikan eskalasi.
Netanyahu menggambarkan Kota Gaza sebagai benteng terakhir Hamas, meskipun 75% wilayah Gaza kini sudah berada di bawah kendali Israel. (Fer/I-1)
Presiden Prancis Emmanuel Macron resmi menolak undangan Donald Trump untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza. Apa alasan di baliknya?
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu keberatan terhadap susunan panel penasihat Gaza yang baru dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menunjuk mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair untuk memegang peran penting dalam penataan Gaza pascaperang.
Menlu Sugiono dan Menhan Sjafrie bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istanbul, membahas situasi Gaza dan rencana Pasukan Stabilisasi Internasional.
Rencana Trump tentang Gaza menyerukan tata kelola internasional sementara atas wilayah kantong Palestina dan pembentukan dewan perdamaian yang diketuai oleh dirinya.
Paus Leo XIV menyoroti memburuknya krisis kemanusiaan di Jalur Gaza dalam pidato Natalnya dan menegaskan solusi dua negara sebagai jalan damai Palestina-srael.
"IS a Palestinian state ever gonna happen? I doubt it."
SAAT itu tengah malam ketika konvoi melaju di sepanjang jalan di ujung utara Gaza sekitar 1,4 km di dalam wilayah kendali Israel. Hanya sedikit orang yang tersisa di bagian Gaza ini.
SEDIKITNYA 30 warga Palestina dilaporkan tewas akibat serangan udara Israel yang terjadi hanya beberapa jam setelah pengumuman kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza.
Pemerintah RI melalui Kementerian Luar Negeri menyambut kesepakatan gencatan senjata Hamas-Israel. RI mendorong segera dibukanya akses kemanusiaan secara luas ke Gaza.
Pemimpin Hamas Khalil al-Hayya menyatakan bahwa mendapat jaminan dari Amerika Serikat dan mediator bahwa perang Hamas - Israel di Jalur Gaza telah berakhir sepenuhya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved