Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH perahu nelayan di Pantai Jayanti, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, rusak terdampak banjir bandang meluapnya aliran Sungai Cisela dan Cipunage, Senin (19/9) petang hingga malam. Para nelayan pun masih dihantui ancaman banjir bandang susulan karena hingga sekarang intensitas curah hujan masih cukup tinggi.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Cianjur, Relly Herajaya, menuturkan hasil pendataan di lapangan, terdapat 10 unit perahu yang kondisinya rusak berat. Masih terdapat 2 unit perahu yang kondisinya masih bisa diselamatkan.
"Perahu yang 10 buah hancur berkeping-keping. Ada juga yang hanyut terbawa arus banjir bandang," kata Relly, Selasa (20/9).
Relly menuturkan kondisi saat ini diperparah dengan kapasitas kolam labuh atau sodetan yang dibangun pemerintah. Kapasitas kolam labuh hanya bisa menampung sekitar 60 buah perahu.
"Kolam sodetan sebagai tempat berlabuh tidak cukup menampung perahu. Kuotanya hanya cukup menampung 60 perahu. Sedangkan perahu milik nelayan di Pantai Jayanti mencapai 570 buah perahu," ujarnya.
Belum lagi perahu nelayan di antaranya dari kawasan Ujunggenteng, Kabupaten Sukabumi, Pantai Santolo Kabupaten Garut, dan Pantai Rancabuaya Kabupaten Garut. Diestimasi jumlahnya bisa mencapai 150 buah perahu.
"Rata-rata setiap hari jumlah perahu yang bersandar di kolam labuh Pantai Jayanti sebanyak 650-700 buah. Tapi kolam labuh hanya bisa menampung sebanyak 60 perahu. Sedang sisa ratusan perahu lainnya tercecer di mana-mana," bebernya.
Relly berharap ada upaya percepatan pembangunan kolam labuh di Pantai Jayanti. Sebab, jika tak segera ditangani, maka dikhawatirkan setiap terjadi hujan deras hingga mengakibatkan banjir bandang perahu nelayan bisa terancam rusak.
"Terutama kepada Pemprov Jabar agar segera menindaklanjuti agenda pembangunan sodetan di Pantai Jayanti supaya permasalahan setiap kali banjir bisa teratasi," pungkasnya. (OL-13)
Baca Juga: Ganjar : Tindak Tegas Jika Ada Aparatur Pemerintahan Potong BLT
Pemkot Semarang mengalokasikan anggaran sekitar Rp87 juta dari pengalihan beberapa kegiatan di Dinas Perikanan untuk mendukung program tersebut.
Angin kencang yang bertiup saat ini kecepatan naik dua kali lipat dibandingkan kondisi normal. Jika memaksakan diri untuk melaut bisa mengancam keselamatan mereka.
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menegaskan bahwa kemandirian pangan nasional tidak akan tercapai maksimal tanpa melibatkan potensi maritim secara progresif.
Nelayan setempatĀ sudah tidak melaut sejak dua minggu terakhir akibat cuaca buruk.
Ribuan kapal dan perahu nelayan di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah masih bertahan sandar di sejumlah pelabuhan perikanan dan muara sungai akibat gelombang tinggi dan badai.
Nelayan yang ingin melaut diimbau untuk waspada dan selalu mencari informasi terkait cuaca.
Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) disebut menjadi faktor utama terjadinya banjir bandang di sejumlah wilayah Kabupaten Pohuwato, Gorontalo
Selain itu, perhatikan tanda alam seperti awan Cumulonimbus yang berbentuk seperti bunga kol berwarna gelap, yang seringkali menjadi penanda akan terjadinya hujan lebat disertai petir.
Selain kebutuhan primer, salah satu yang juga dibutuhkan warga Aceh Tamiang adalah bantuan untuk memperbaiki kendaraan yang rusak akibat banjir.
BANJIR lumpur dan galodo yang kembali melanda sejumlah kawasan di Kota Padang, Sumatra Barat, tidak mengalihkan perhatian warga pesisir dari ancaman bencana lain yang tak kalah berbahaya.
Tanggul Sungai Bremi di Pekalongan jebol Rabu pagi (7/1). 335 KK terdampak banjir mendadak setinggi 1 meter, BPBD lakukan penanganan darurat
BANJIR di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro atau Sitaro, Sulawesi Utara, yang terjadi mulai Senin (5/1) dini hari menewaskan 16 orang, sementara tiga warga lainnya hilangĀ
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved