Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH perahu nelayan di Pantai Jayanti, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, rusak terdampak banjir bandang meluapnya aliran Sungai Cisela dan Cipunage, Senin (19/9) petang hingga malam. Para nelayan pun masih dihantui ancaman banjir bandang susulan karena hingga sekarang intensitas curah hujan masih cukup tinggi.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Cianjur, Relly Herajaya, menuturkan hasil pendataan di lapangan, terdapat 10 unit perahu yang kondisinya rusak berat. Masih terdapat 2 unit perahu yang kondisinya masih bisa diselamatkan.
"Perahu yang 10 buah hancur berkeping-keping. Ada juga yang hanyut terbawa arus banjir bandang," kata Relly, Selasa (20/9).
Relly menuturkan kondisi saat ini diperparah dengan kapasitas kolam labuh atau sodetan yang dibangun pemerintah. Kapasitas kolam labuh hanya bisa menampung sekitar 60 buah perahu.
"Kolam sodetan sebagai tempat berlabuh tidak cukup menampung perahu. Kuotanya hanya cukup menampung 60 perahu. Sedangkan perahu milik nelayan di Pantai Jayanti mencapai 570 buah perahu," ujarnya.
Belum lagi perahu nelayan di antaranya dari kawasan Ujunggenteng, Kabupaten Sukabumi, Pantai Santolo Kabupaten Garut, dan Pantai Rancabuaya Kabupaten Garut. Diestimasi jumlahnya bisa mencapai 150 buah perahu.
"Rata-rata setiap hari jumlah perahu yang bersandar di kolam labuh Pantai Jayanti sebanyak 650-700 buah. Tapi kolam labuh hanya bisa menampung sebanyak 60 perahu. Sedang sisa ratusan perahu lainnya tercecer di mana-mana," bebernya.
Relly berharap ada upaya percepatan pembangunan kolam labuh di Pantai Jayanti. Sebab, jika tak segera ditangani, maka dikhawatirkan setiap terjadi hujan deras hingga mengakibatkan banjir bandang perahu nelayan bisa terancam rusak.
"Terutama kepada Pemprov Jabar agar segera menindaklanjuti agenda pembangunan sodetan di Pantai Jayanti supaya permasalahan setiap kali banjir bisa teratasi," pungkasnya. (OL-13)
Baca Juga: Ganjar : Tindak Tegas Jika Ada Aparatur Pemerintahan Potong BLT
SEORANG nelayan Petaling Kabupaten Bangka diterkam buaya saat memancing ikan di sungai Limbung, Selasa (10/2) malam. Korban ditemukan menyangkut di jaring ikan, Rabu (11/2) pagi.
Pemkab Indramayu mengalokasikan pembayaran premi asuransi untuk 1.000 nelayan.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Kecurigaan nelayan muncul ketika RMM menolak memberikan uang panjar untuk pembelian bahan bakar kapal dengan alasan pembayaran akan dilakukan setelah kegiatan memancing selesai.
Kondisi tersebut menyebabkan kapal yang baru kembali melaut harus menunggu hingga delapan jam hanya untuk menurunkan hasil tangkapan.
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menyoroti kondisi overkapasitas kapal di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara.
PASCAbanjir bandang di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, ruas jalan penghubung Sokasar-Bojong di Desa Sokasari, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, putus total.
Mobil penjernih air difungsikan mengolah air kotor menjadi air bersih layak konsumsi bagi masyarakat yang mengalami krisis air bersih.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) melakukan penanganan akses jalan dan jembatan terdampak bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Purbalingga.
Intensitas hujan yang tinggi dan rusaknya hutan di kaki Gunung Slamet mengakibatkan tiga jembatan hanyut, lima objek wisata dan sungai rusak akibat diterjang banjir bandang
Banjir bandang akibat hujan ekstrem di Purbalingga, Jawa Tengah, menewaskan satu warga, melukai satu lainnya, merusak ratusan rumah, dan memaksa ratusan orang mengungsi.
Pemkab Brebes bergerak cepat menangani banjir bandang di Bumiayu dengan mengerahkan dua alat berat untuk sodetan sungai akibat cuaca ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved