Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia (BI) Tegal, Jawa Tengah, mengenalkan uang rupiah sekaligus mengedukasi cara perawatannya kepada anak-anak SD, Selasa (12/9). Puluhan anak kelas V SD Primary Global Inbyra School (GIS) Kota Tegal pun antusias menyimak.
Mereka juga diberi suvenir jika bisa menjawab pertanyaan terkait uang Rupiah. Salah satu anak SD, Michael, mengaku ingin memiliki uang rupiah kertas Tahun Emisi 2022 dengan uang koin. Di depan kasir BI Tegal, dengan semangat Michael mengantre di loket penukaran uang.
Kepala Sekolah Primary Global Inbyra School Kota Tegal Purmedianto menyampaikan pihaknya sengaja mengajak peserta didik mengunjungi Kantor BI Tegal untuk mengenal lebih dekat uang rupiah.
"Agar mereka bisa memahami fungsi rupiah," ujar Purmedianto.
Purmedianto ingin anak-anak didiknya bisa lebih mengenal Rupiah dan mencinta rupiah serta menjadikan rupiah kuat di negeri sendiri apalagi mereka adalah generasi penerus calon pemimpin.
Baca juga: BI perwakilan NTT dan TPID Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi
Pelaksana Unit Data Statistik dan Kehumasan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal Nanda Pinandita Ramadani mengaku bangga terhadap anak-anak yang antusias memerhatikan semua yang diterangkan.
Asisten kasir BI Tegal BI Tri Aji Mulyadi menuturkan pihaknya memberikan edukasi kepada anak-anak bagaimana menjaga dan merawat uang rupiah dengan tidak melipat, meremas, membasahi, streples dan mencoret uang.
"Selain sosialisasi, peserta didik GIS juga mendapatkan hadiah berupa suvenir bagi yang bisa menebak pertanyaan terkait rupiah," ujarnya.
Sebagai tambahan informasi, sejak 18 Agustus 2022, BI secara resmi meluncurkan uang rupiah kertas Tahun Emisi 2022 sebagai alat pembayaran yang sah. BI meluncurkan sebanyak 7 pecahan uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022, yakni dari pecahan Rp1.000, Rp2.000, Rp 5.000, Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000 dan Rp100.000.(OL-5)
Menurut data BPBD Kabupaten Tegal sebanyak 150 rumah rusak, sejumlah bangunan pondok pesantren, sekolah dan jalan rusak parah akibat bencana tanah bergerak.
Haul Sewindu almarhum Ki Enthus Susmono yang digelar di Desa Bengle, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Selasa (3/2/2026) malam.
Data Pemerintah Kabupaten Tegal menunjukkan timbulan sampah mencapai 670,38 ton per hari. Namun, sampah yang berhasil diolah baru sekitar 5,3 persen.
Gangguan perjalanan kereta api terjadi di wilayah Daop 4 Semarang akibat banjir yang merendam jalur rel antara Stasiun Sragi dan Stasiun Pekalongan, Jawa Tengah.
Dedy Yon meminta para pejabat yang memperoleh jabatan sesuai harapan agar menjadikan momen tersebut sebagai pembuktian kinerja.
Masjid Agung diharapkan terus menjadi mercusuar pengabdian melalui berbagai kegiatan sosial dan edukatif yang memberikan manfaat nyata bagi umat.
Guru kelas 1 UPTD SDN Sawah 01, Mulyani, mengungkapkan dirinya telah mengabdikan diri mengajar di sekolah tersebut selama lebih dari 30 tahun.
Wali kota memerintahkan adanya audit terhadap sistem pengawasan fisik maupun non-fisik guna memastikan tidak ada lagi celah bagi tindakan menyimpang di lingkungan sekolah.
WAKIL Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar, mengajak anak-anak Indonesia untuk berempati dan peduli kepada masyarakat yang terdampak bencana Sumatra.
BADAN Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memberikan 120 Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila kepada sekolah jenjang pendidikan Dasar dan Menengah di Kota Singkawang
Pelajar sekolah dasar (SD) di tiga desa yang berada di Morowali Utara yaitu Desa Bunta, Bungintimbe, dan Tanauge mendapatkan bantuan sepatu dan tas sekolah
SDN 1 Porara di Desa Morosi kini memiliki 16 ruang kelas, 22 guru, serta 500 murid, dengan 107 siswa baru tercatat pada tahun ajaran 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved