Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM SAR berhasil mengevakuasi seorang pria anak buah kapal (ABK) Kapal Motor (KM) Bandung Jaya yang mengalami patah kaki akibat terlilit tali kapal di perairan Asahan, Sumatra Utara.
Kepala Basarnas Medan, Budiono, mengatakan, sekitar pukul 00.50 WIB Minggu (11/9) personel rescuer Pos SAR Tanjung Balai Asahan bersama kru KN SAR 248 Sanjaya telah mengevakuasi seorang nelayan di perairan Asahan.
"Nelayan ini merupakan Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Motor (KM) Bandung Jaya," ungkap Budiono di Medan, Minggu sore.
Dia menjelaskan, pada Sabtu (10/9) personel siaga Pos SAR Tanjung Balai Asahan menerima laporan adanya seorang nelayan bernama Masril Pulungan, 50, yang mengalami kecelakaan di laut.
Warga Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, yang merupakan ABK KM Bandung Jaya tersebut mengalami patah kaki karena terlilit tali kapal. Kejadian itu dialami korban saat mereka sedang mencari ikan di Perairan Tanjung Balai Asahan pada Jumat (9/9).
Baca juga: Sampel Pasien Suspek Cacar Monyet Tasikmalaya Diperiksa Balitbangkes
Menerima informasi tersebut personel rescuer Pos SAR Tanjung Balai Asahan segera merapat ke dermaga Phanton Tanjung Balai Asahan yang merupakan lokasi sandar KN SAR 248 Sanjaya. Bersama dengan kru KN SAR 248 Sanjaya mereka bergerak menuju lokasi menggunakan perahu sekoci.
Mereka meluncur memdekati KM Bandung Jaya yang berjarak sekitar 1 nautical mile (NM) dari dermaga Phanton Tanjung Balai Asahan. Setibanya di Kapal KM Bandung Jaya dan merapat, mereka langsung mengevakuasi korban yang mengalami patah kaki sebelah kanan.
Korban dibawa menggunakan tandu dari KM Bandung Jaya ke Sekoci. Kemudian korban dievakuasi menuju Dermaga Phanton.
Pada sekitar pukul 01.45 WIB, mereka tiba di Dermaga Phanton dan selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Kota Tanjung Balai untuk penanganan lebih lanjut.
Pada 10 Maret 2022 Basarnas juga berhasil mengevakuasi tiga awak dari kapal ikan yang mengalami tabrakan di perairan Asahan. Dua kapal ikan mengalami tabrakan di sekitar Lampu Putih Perairan Asahan.
Kedua kapal kayu tersebut mengalami tabrakan saat sedang mencari ikan. Setelah bertabrakan, kedua kapal kemudian terbalik dan tiga orang ABK terjatuh ke laut.
Berkat sinergitas dan kecepatan para personel rescuer Pos SAR Tanjung Balai Asahan, ABK KN SAR 248 Sanjaya dan Personel Lanal TBA, ketiga korban berhasil diselamatkan. (OL-16)
RS di Indonesia kini mulai mengaplikasikan green hospital, konsep rumah sakit ramah lingkungan yang mengedepankan efisiensi energi, pengelolaan limbah, dan kenyamanan pasien.
KEPULAN asap pekat masih membubung dari area pabrik sandal Swallow PT Garuda Mas Perkasa hingga Kamis (29/1) sore.
KOMISI I DPRD Kota Medan berencana menggelar Rapat Dengar Pendapat untuk mengusut dugaan penyalahgunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah oleh oknum Camat.
Peluncuran rumah contoh menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk melihat langsung wujud hunian yang ditawarkan.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Pelaku disebut sering melihat ibunya melakukan kekerasan verbal dan fisik terhadap kakaknya, dirinya sendiri, hingga ayahnya.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved