Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEPARUH wilayah di Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diterjang bencana hidrometeorologi. Kejadiannya bersamaan hujan
berintensitas sedang sejak Senin (5/9) malam hingga Selasa (6/9) pagi.
Berdasarkan informasi, dari 18 desa di Kecamatan Cibeber hingga saat ini terdata 9 desa yang diterjang bencana hidrometeorologi. Saat ini, petugas gabungan masih melakukan asesmen di lapangan sekaligus penanganannya.
Camat Cibeber, Epi Rusmana, menuturkan, bencana di wilayahnya terjadi pada Senin sekitar pukul 20.00 WIB. Hujan yang berlangsung lebih dari 2 jam itu mengakibatkan terjadinya banjir, tanah longsor, serta pergerakan tanah.
"Bencana dipicu hujan sejak Senin malam sampai tadi sore," kata Epi dihubungi melalui sambungan telepon selulernya, Selasa.
Sembilan wilayah yang diterjang bencana berada di Desa Cihaur, Cikondang, Cipetir, Cisalak, Cibaregbeg, Cibokor, Sukamanah, Girimulya, dan Cibadak. Mayoritas yang terdampak bencana merupakan areal persawahan.
"Ada sembilan desa yang terdampak bencana. Kami juga hari ini (Selasa) masih di lapangan melakukan asesmen," sebut Epi.
Baca juga: Harga BBM Naik, Harga Telur di Kupang Ikut Naik
Hasil asesmen sementara, bangunan rumah warga yang terdampak banjir luapan air sungai sebanyak 55 unit. Rinciannya, di Desa Cihaur banjir merendam 25 rumah warga di Kampung Sukahati RT 01/01 dan Kampung Kaum Kidul RT 06/01, kemudian di Kampung Nanggeleng Desa Cibaregbeg banjir merendam sebanyak 20 unit rumah warga, dan di Kampung Leuwi Nanggung Desa Sukamanah banjir merendam 10 unit rumah warga.
Sementara luasan areal persawahan yang terendam banjir luapan mencapai sekitar 32,5 hektare. Areal persawahan itu tersebar di 9 kecamatan.
"Kalau pergeseran tanah terjadi di Kampung Cikasur, Cisaat, dan Narogong di Desa Cibokor. Ada tiga rumah warga yang terdampak. Sedangkan tanah longsor di Kampung Bojong Limus RT 01 dan 02 di RW 09 mengakibatkan akses jalan terancam," ungkapnya.
Dari berbagai kejadian bencana hidrometeorologi itu, kata Epi, tidak ada korban jiwa. Namun terdapat satu orang warga yang mengalami luka ringan saat terjadi pergeseran tanah.
"Hingga saat ini tidak ada warga yang diungsikan. Kami menyiapkan posko kesehatan bagi warga. Laporan di lapangan, ada beberapa orang warga mengalami gatal," jelasnya.
Epi mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan. Karena itu, warga diimbau bisa menyelamatkan barang-barang berharga sebagai antisipasi kemungkinan kembali turun hujan.
"Kami sudah laporkan ke pak Bupati serta BPBD dan dinas teknis lainnya," pungkasnya. (OL-16)
Gelombang pertama puncak arus mudik terjadi pada Sabtu (14/3) dan Minggu (15/3). Sedangkan gelombang kedua diperkirakan terjadi pada Rabu (18/3) dan Kamis (19/3).
Transfer dana THR dari pemerintah pusat sudah masuk ke rekening kas umum daerah (RKUD).
Satlantas Polres Cianjur petakan titik macet Mudik 2026 di Cipeuyeum, Ciranjang, hingga Puncak. Simak daftar jalur alternatif via Jonggol di sini.
Polres Cianjur mengerahkan berbagai kendaraan untuk memobilisasi personel selama operasi berlangsung.
Sensus Ekonomi ini merupakan instrumen data yang dilakukan rutin lima tahunan.
Pasalnya, UA nekat mengambil dua buah labu siam di lahan yang bukan miliknya karena terdesak kebutuhan untuk berbuka puasa.
ARUS lalu lintas di ruas tol Cikopo-Palimanan atau Tol Cipali kembali normal setelah arus mudik balik lebaran 2026
HARGA daging di Sukabumi hari ini 25 Maret 2026 masih cukup tinggi setelah idulfitri 1447 Hijriah. Harga daging rata-rata masih berkisar Rp150 ribu per kilogram
ARUS balik lebaran 2026 atau H+3 di jalur arteri lingkar gentong atas menuju Bandung mengalami peningkatan dan kemacetan panjang mencapai 8 kilometer, di jalur Ciawi, Jawa Barat
ARUS lalu lintas di sejumlah lokasi di Jawa Barat dalam kondisi ramai tapi lancar, pada Selasa (24/3) dari pagi hingga siang hari.
ANGGOTA Polairud berhasil selamatkan 4 orang wisatawan berasal dari Kabupaten Bandung Barat setelah terseret arus ombak saat berenang di Pantai Karangpapak, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
HARI kedua atau H+2 Lebaran 2026 terjadi peningkatan arus kendaraan yang melawati exit Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved