Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTIVITAS tambang batubara diduga menjadi penyebab kerusakan puluhan rumah warga dan rusak serta amblesnya ruas jalan Trans Kalimantan di Desa Satui Barat, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Informasi dihimpun Media Indonesia bahwa peristiwa ini sudah berlangsung cukup lama, namun belum ada respons dari pemerintah daerah maupun pihak perusahaan. Bahkan warga yang keselamatannya terancam akibat rumah mereka rusak dan rawan ambruk sebagian terpaksa mengungsi. Ada pula yang turun ke jalan meminta sumbangan untuk mencari rumah kontrakan.
"Sejak 16 Agustus lalu kita telah melaporkan masalah ini kepada Bupati namun belum ada respon. Dan kemarin kita telah menyurati DPRD Tanah Bumbu untuk hearing dengan warga desa guna mencari solusi masalah ini,"ungkap Agus Rismalian Nor, Kuasa Hukum Warga Desa Satui Barat, Selasa (6/9).
Tercatat ada 22 rumah warga yang mengalami kerusakan ringan hingga berat.
baca juga: Puluhan Desa Di Kalsel Masuk Kategori Tertinggal
Menurut Agus, adanya aktivitas pertambangan batubara yang berlokasi di tepi jalan trans Kalimantan dan dekat permukiman warga diduga kuat menjadi penyebab kasus ini.
"Lokasi aktivitas tambang batubara tepat di tepi jalan negara. Saat ini jalan negara sendiri sudah mengalami kerusakan, ada penurunan badan jalan satu meter, bahkan dengan cuaca buruk seperti ini, di khawatirkan akses jalan akan putus," tuturnya.
Ada sejumlah perusahaan tambang yang beroperasi di sekitar lokasi kejadian antara lain IUP PT Autum bara energy, IUP CV Anugerah Borneo Coal dan IUP PT Mitra Jaya Abadi Bersama. Sedangkan perusahaan yang diduga menjadi penyebab kerusakan pemukiman dan jalan trans Kalimantan adalah PT Mitra Jaya Abadi Bersama.
Camat Satui, Kadri Mandar, membenarkan terjadinya kerusakan jalan dan rumah warganya yang diduga akibat aktivitas tambang. Sementara pihak BPJN juga telah melakukan pengecekan kondisi jalan nasional di Desa Satui Barat yang mengalami kerusakan. (N-1)
JARINGAN Advokasi Tambang (Jatam) menilai reaksi DPR RI mengenai memperketat pengawasan terhadap oknum yang bekingi tambang sudah sangat telat.
SATUAN Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) kembali menindak aktivitas tambang ilegal di wilayah Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung.
Dian melihat langsung aktivitas penggalian dengan menggunakan alat berat. Dia langsung memerintahkan untuk menghentikan seluruh kegiatan penggalian.
Kementerian Kehutanan bersama TNI menghancurkan 31 tenda biru penambang emas ilegal di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.
Kapolsek Pangean Iptu Aman Sembiring menegaskan tindakan tegas ini merupakan wujud komitmen pihaknya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah kerusakan ekosistem sungai
PENGAMAT energi Hanifa Sutrisna mengingatkan salah satu hal yang perlu diwaspadai pemerintah dalam persoalan sumur minyak rakyat adalah keterlibatan sejumlah oknum.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
BPBD terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mitigasi bencana.
Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat sejumlah wilayah Kalsel saat ini mengalami banjir meliputi Kabupaten Banjar, Balangan dan Hulu Sungai Utara.
(KPK) membeberkan modus dugaan pemerasan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan tiga orang jaksa di Kalsel. KPK telah menetapkan tiga tersangka
KEPOLISIAN Daerah (Polda) Kalimantan Selatan menerjunkan 3.800 personel untuk membantu kelancaran dan keamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved