Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
JEMBATAN Merah Putih di Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, NTT, yang rusak akibat badai seroja saat ini mulai rapuh. Sebagian besi penahan jembatan nampak sudah berlubang dan membahayakan para pengguna jalan.
Pascabadai seroja, jembatan yang menghubungkan beberapa kecamatan dengan Waiwerang sebagai pusat perekonomian ini sempat dibangun TNI dengan model jembatan besi berkapasitas muatan di bawah 10 ton. Namun, kini sudah mulai rusak.
Camat Adonara Timur Ariston Kopong Kolot menjelaskan, untuk mencegah kecelakaan, pihak kecamatan dan anggota Koramil Adonara bekerja bakti mengganti besi yang patah dengan kayu.
"Sambil menunggu pembangunan jembatan yang permanen, sementara ini kami ganti dulu papan yang mulai rapuh untuk memberikan rasa aman bagi kita semua yang melintas," ungkapnya.
Baca juga: Polres Flotim Tangkap Terduga Pelaku Judi Daring di Pulau Adonara
Ia mengimbau warga yang melintas di jembatan selalu waspada dan hati- hati agar terhindar dari kecelakaan.
"Ada lubang yang bisa menyebabkan kecelakaan, kalau pengguna jalan tidak hati-hati. Kami sudah menggantinya dengan papan yang baru, sambil menunggu pemerintah membangun jembatan permanen," tuturnya.
Sebelumnya, mantan Wakil Bupati Flotim Agustinus Payong Boli mengaku jembatan Waiburak ini akan segera dibangun dengan dana Rp5 miliar oleh BNPB melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional NTT-Flores.
"Kita berterima kasih karena usulan kita sudah diterima dan salah satu prioritas adalah jembatan strategis Waiwerang di bangun dengan dana Rp5 Miliar. Kita usul dua kali dan terakhir proposal perbaikan bulan Nopember 2021 saya sendiri tandatangan. Usulan kita hampir 100 Miliar dan akan diakomodir pertahap," ujarnya kepada wartawan.
Ia mengatakan, jembatan Merah Putih itu segera dibangun dan akan menjadi ikon wisata Kota Waiwerang.
"Kita berharap warga tidak boleh bangun rumah ataupun usaha lain di jalur merah alur sungai," tukasnya.(OL-5)
GUNUNG Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan mengalami peningkatan aktivitas dan berpotensi terjadi erupsi eksplosif.
AKTIVITAS gunung berapi Lewotobi Laki-laki yang berada di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali meningkat pada Jumat, 16 Agustus 2025.
BNPB meminta warga Kabupaten Flores Timur untuk tidak kembali ke kampung halaman atau kawasan rawan bencana (KRB) menyusul erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
GUNUNG Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali alami erupsi pada Selasa, 8 Juli 2025 petang, tepat pukul 16.08 WITA.
Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT, erupsi lima kali pada Selasa malam (17/6) dengan tinggi letusan mencapai 5.000 meter.
Kondisi lesunya ekonomi yang melanda masyarakat Flotim dan kondisi bencana erupsi gunung Lewotobi laki-laki yang terjadi belum lama ini.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Kepala daerah memiliki kewajiban moral dan administratif untuk memastikan kehadiran negara di setiap pintu rumah warga yang kesulitan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved