Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
JAJARAN Kepolisian Resor Baubau, Sulawesi Tenggara, menangkap seorang pria terduga pelaku pembunuhan pasangan suami istri yang terjadi pada Senin (22/8) lalu.
Kepala Kepolisian Resor Baubau Ajun Komisaris Besar Erwin Pratomo di Baubau, Kamis (25/8), mengatakan, pelaku berinisial AR alias RK, 43, warga Kelurahan Bunta, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, diduga melakukan pembunuhan terhadap pasangan sutri LM dan NS, warga Kelurahan Bukit Wolio Indah, Kecamatan Wolio, Kota Baubau.
"Pelaku ditangkap setelah Tim Opsnal Satreskrim mendatangi lokasi kejadian untuk mengolah TKP (tempat kejadian perkara) dan bukti-bukti
pendukung serta keterangan saksi-saksi. Pelaku ditangkap di sebuah rumah kos di Kelurahan Batulo, Kecamatan Wolio, pada Selasa (23/8) sekitar pukul 21.00 Wita," katanya.
Kapolres menjelaskan kronologis kejadian pembunuhan itu berawal pada Senin, 15 Agustus 2022, korban LM menghubungi pelaku untuk meminta memperbaiki jendela rumahnya. Saat itu, pelaku dan korban menyepakati atas pekerjaan tersebut sehingga pelaku mulai mempersiapkan alat-alat yang dibutuhkan berupa besi.
Bahan perbaikan jendela rumah dan alat-alat tersebut sudah diantarkan pelaku ke rumah LM dan tinggal menunggu informasi waktu untuk
dikerjakan. Namun, LM membatalkan pekerjaan tersebut secara sepihak sehingga membuat pelaku kecewa dan sakit hati.
Selanjutnya muncul niat jahat pelaku untuk menghabisi nyawa LM. Pelaku menemukan celurit bekas ketika berkeliling dan melintas di wilayah Kelurahan Wangkanapi, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, pada Senin (22/8) sekitar pukul 09.00 Wita. Pelaku kemudian mengambil celurit tersebut dan membelikan gagangnya.
Baca juga: Empat Santri di Aceh Hilang Terseret Air Bah di Sungai Brayeun
Selain itu, pelaku juga membeli minuman keras untuk dikonsumsi. Setelah terpengaruh minuman beralkohol, pelaku mendatangi rumah korban sekitar pukul 19.30 Wita usai salat isya dan sempat berbincang-bincang dengan korban.
Usai perbincangan itu, lanjut Kapolres, korban LM masuk ke rumah dan tanpa sepengetahuannya diikuti oleh pelaku. Saat itu juga pelaku langsung mengeluarkan celurit yang terselip di pinggangnya dan menebas bagian belakang leher korban beberapa kali hingga mengakibatkan korban terjatuh.
"Pada saat pelaku sedang menghabisi nyawa korban tiba-tiba istri korban, yakni NS, datang dan melihat pelaku sedang menghabisi nyawa
suaminya, secara spontan NS berteriak ketakutan dan berlari ke arah dapur untuk mencari pertolongan," ujarnya.
Saat itu, pelaku mengejar korban NS dan menebas menggunakan celurit, namun tidak kena. Pelaku lalu memukul korban dengan tangan kanannya yang membuat NS terjatuh.
Pelaku kemudian memegang kepala korban dan membenturkannya ke lantai. Dalam kondisi tidak berdaya, korban NS diseret pelaku ke ruangan sebelah dan kemudian dibunuh.
Usai melakukan aksinya, pelaku mengambil ponsel milik korban LM dan sepeda motor untuk menghilangkan jejak.
Dari kasus tersebut, polisi mengamankan barang bukti sebilah senjata tajam jenis celurit dengan panjang 40 cm, satu lembar baju lengan panjang warna hitam, satu pasang sendal warna hitam, sarung tangan warna hitam, satu unit sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi DT 4436 PC milik, satu unit ponsel, satu lembar pakaian dalam wanita, satu lembar baju warna putih, satu lembar celana panjang berwarna kuning, dan satu lembar kemeja warna hitam.
Tersangka AR dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara selama 20 tahun. (Ant/OL-16)
Serangkaian temuan penting terkait praktik pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara menjadi sorotan utama.
Kawasan Indonesia Timur, termasuk Cekungan Manui, memiliki banyak cekungan sedimen dengan potensi sistem petroleum aktif dan akumulasi hidrokarbon yang signifikan.
PEMERINTAH Provinsi Sulawesi Tenggara bersama PT Bank Tabungan Negara (BTN) menggelar Bale Properti Expo 2025 di Kendari, Kamis (18/9).
SDN 1 Porara di Desa Morosi kini memiliki 16 ruang kelas, 22 guru, serta 500 murid, dengan 107 siswa baru tercatat pada tahun ajaran 2025.
Ifishdeco sepenuhnya mendukung visi Gubernur Sulawesi Tenggara yang ingin mendorong kemandirian daerah dengan mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD).
GUNA menjaga keutuhan adat dan memperkuat legitimasi kepemimpinan tradisional, Kerajaan Moronene Keuwia-Rumbia menggelar Musyawarah Besar (Mubes) pada Rabu (11/6).
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
SEORANG mahasiswa berinisial A (19) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya yang berlokasi di Jalan Padat Karya I, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Jumat (16/1/2026).
Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan indikasi kuat adanya tindak pidana kekerasan pada tubuh korban.
Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan tertutup tumpukan dedaunan
Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan penemuan mayat pada Sabtu (3/1). Korban ditemukan dengan sejumlah luka bacok di bagian kepala.
UTANG aset kripto disebut sebagai motif utama pelaku pembunuhan anak politikus PKS di Cilegon. Pelaku mengaku mengalami kerugian besar dalam perdagangan aset kripto hingga terlilit utang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved