Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, menjadi salah satu pembicara dalam Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar (PSBM) XXVI yang digelar di Ballroom Hotel Claro Makassar, Kamis (26/3).
Kehadiran Gubernur merupakan bagian dari langkah Pemerintah Provinsi Sultra untuk memperkuat hubungan dengan pemerintah pusat serta mendorong kerja sama lintas sektor guna mempercepat pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Sumangerukka menegaskan komitmennya membangun Sultra dengan semangat pengabdian dan kepemimpinan yang berintegritas.
“Jangan pernah bertanya apa yang kau dapatkan dari negara, tapi apa yang kau berikan untuk negara. Selaku pemimpin saya memegang prinsip ‘ikan busuk mulai dari kepalanya’, saya harus dalam keadaan bagus agar seluruh ‘badan’ Provinsi Sultra juga ikut bagus,” kata Andi dalam keterangan yang diterima, Jumat (27/3). .
Ia menjelaskan, nilai-nilai tersebut bukan sekadar slogan, melainkan terbentuk dari pengalaman hidupnya sejak kecil di Sulawesi Tenggara, khususnya saat tinggal di Pulau Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep).
Di sana, ia menyaksikan langsung ketulusan masyarakat yang membantu keluarganya tanpa mengharapkan imbalan. Pengalaman itu kemudian membentuk tekadnya untuk membalas kebaikan masyarakat melalui kerja nyata dan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.
Semangat pengabdian tersebut juga tercermin dalam gaya kepemimpinannya saat ini, termasuk komitmennya menjaga integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Pada forum PSBM XXVI ini, Provinsi Sultra juga mendapatkan dukungan konkret di sektor pertanian. Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menyatakan bahwa Sultra akan memperoleh tambahan program Cetak Sawah Rakyat (CSR) seluas 10 ribu hektare.
“Provinsi Sultra tambah cetak sawah lagi 10 ribu, demi mendorong swasembada selanjutnya,” ungkapnya.
Dengan penambahan tersebut, total luas program cetak sawah rakyat di Sultra kini mencapai 24.050 hektare, meningkat dari sebelumnya 14.050 hektare.
Peningkatan ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus mempercepat terwujudnya swasembada pangan di daerah. Program tersebut juga sejalan dengan prioritas pembangunan Pemprov Sultra yang menjadikan sektor pangan sebagai fokus utama, khususnya melalui pendekatan agromaritim.
Mengusung tema “Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh” dan dirangkaikan dengan Halal Bihalal Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), PSBM XXVI menjadi wadah strategis untuk membuka peluang kerja sama yang berdampak langsung pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara.
(P-4)
LEMBAGA Survei Charta Politika Indonesia merilis survei terbaru evaluasi publik atas kinerja Gubernur- Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) 2025
SEBANYAK 6,5 ton bibit padi mulai didistribusikan di dua desa di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, pada Oktober 2025 lalu.
Warga sulit jika harus membuka lahan secara mandiri. Apalagi jika harus sewa alat yang biayanya mahal.
Gubernur Kalsel Muhidin mengusulkan pemanfaatan dan pengambilalihan lahan tidur untuk ketahanan pangan.
Menteri juga mengungkapkan bahwa penyuluh pertanian akan diperbanyak dan diperkuat agar mampu memberikan pendampingan kepada petani di lapangan.
Untuk itu, lanjut dia, Pemkot telah melakukan koordinasi bersama pihak terkait lainnya dalam hal perluasan sawah yang ada di Kota Bengkulu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved