Kamis 18 Agustus 2022, 22:37 WIB

Miliki Bonus Demografi, Gobel Ajak Raja-raja Nusantara Bangun SDM

mediaindonesia.com | Nusantara
Miliki Bonus Demografi, Gobel Ajak Raja-raja Nusantara Bangun SDM

ist
Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel (tengah) bersama perwakilan raja-raja Nusantara

 

WAKIL Ketua DPR RI Bidang Korinbang Rachmat Gobel mengajak raja-raja Nusantara fokus membangun kualitas sumber daya manusia.

“Kita akan memiliki puncak bonus demografi dan sedang berjuang masuk ke negara dengan pendapatan tinggi. Hal ini hanya bisa dicapai dengan tingkat kualitas sumber daya manusia yang unggul,” kata Gobel, Kamis (18/8).

Hal itu ia sampaikan saat menerima pengurus Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN). Dalam kesempatan itu juga hadir Sekjen MAKN yang juga Pengageng Kesultanan Sumenep RA Yani WSS Kuswodijono, Sultan Deli XIV Tuanku Lamantjiji, Sultan Jailolo Achmad Syah, Raja Nusak Termanu Rote Vico Amalo, Sultan Paser Muhammad Alamsyah III, Raja Purba Simalungun Tonny Saritua Purba.

Ada juga humas MAKN Kanjeng Masayu Poppy Almaya Werdiningrum, Sekretaris Bakum MAKN Pahala Sagala, Dewan Pakar MAKN Munif Prasojo dan Permaisuri Sultan Jailolo Niken Ahmad Syah. Saat ini, MAKN memiliki anggota 56 kerajaan, belum termasuk kerajaan-kerajaan kecil yang ada di bawahnya. Sebelum merdeka, MAKN mencatat di Nusantara terdapat sekitar 250 kerajaan.

Gobel mengatakan, Presiden Joko Widodo memiliki visi membangun Indonesia tidak selalu harus dari tengah tapi juga bisa dari pinggiran.

“Artinya membangun Indonesia dari daerah dan dari desa-desa. Kerajaan-kerajaan ini kan adanya di daerah-daerah. Jadi MAKN memiliki posisi strategis,” ujarnya.

Baca juga: Raja-Raja Melayu Tolak Usulan Darurat Nasional di Malaysia

Walau kerajaan-kerajaan tidak lagi memiliki kewenangan politik tapi kerajaan-kerajaan tetap memiliki kekuatan budaya, adat istiadat, dan segala kearifan lokal lainnya.

Gobel menyatakan, kain tradisional seperti batik, tenun, dan songket serta herbal, kuliner, dan handicraft seperti ukiran, anyaman, dan bentuk-bentuk kerajinan tangan lainnya memiliki kekuatan sejarah dan nilai-nilai lokal.

“Di dalamnya selalu ada cerita dan dari Sabang sampai Merauke memiliki kekayaan keragaman pada motif, sejarah, nilai-nilai, dan ceritanya. Di sini kerajaan sebagai kekuatan budaya memiliki peran penting,” tukasnya.

Karena itu, imbuh Gobel, kerajaan-kerajaan Nusantara memiliki peran penting dalam menjaga dan mewariskan semua kekayaan tersebut.

“Pada poin ini, kerajaan-kerajaan Nusantara bisa mengambil posisi dalam pembangunan kualitas sumberdaya manusia. Bisa dalam hal tata nilai, adat, dan budaya maupun dalam hal keterampilan, pengetahuan, dan sejarahnya,” ungkapnya.

Untuk itu Gobel menyarankan pada MAKN untuk bersinergi dengan Kemendikbud, Kemenparekraf, Kemenkop UKM, Kementan, Kemenperin, dan Kemen-BUMN.

“Tapi fokusnya pada masalah SDMnya,” tuturnya.

Melalui pendekatan pembangunan SDM juga akan mengoptimalkan sinergi dengan pemerintah daerah.

"Karena mereka yang lebih paham kondisi setempat," pungkasnya.(RO/OL-5)

Baca Juga

MI/Haryanto

Dana KUR Sebanyak Rp44,98 Triliun Mengalir ke Jawa Tengah

👤Haryanto 🕔Selasa 27 September 2022, 15:17 WIB
Dukungan dana dari pemerintah pusat melalui dana transfer ke daerah, dan dana desa (TKDD) masih mendominasi sumber pendanaan di wilayah...
dok.ant

Kebakaran di Kawasan Padat Penduduk Rappokalling hancurkan 31 Rumah

👤Lina Herlina 🕔Selasa 27 September 2022, 12:00 WIB
SETIDAKNYA 31 rumah warga di kawasan padat penduduk di Jalan Rappokalling Timur, Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Kota Makassar,...
DOK/PERSIS

Persatuan Islam Gelar Muktamar ke XVI, Ridwan Kamil Suntikkan Semangat Memaslahatkan Umat

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 27 September 2022, 11:20 WIB
Selain merumuskan program kerja organisasi, melalui kegiatan inipun diharapkan jalinan kekerabatan di antara pengurus semakin...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya