Sabtu 13 Agustus 2022, 21:40 WIB

Bendera Merah Putih 77 Meter Terbentang di Pulau Terluar Papua Barat

mediaindonesia.com | Nusantara
Bendera Merah Putih 77 Meter Terbentang di Pulau Terluar Papua Barat

ANTARA
Bendera Merah Putih

 

PEMERINTAH dan masyarakat membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 77 meter dan menancapkan bendera sebanyak 77 buah di pesisir Pulau Fani Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, Sabtu (13/8).
 
Pembentangan dan penancapan bendera di pulau terluar Indonesia wilayah Papua Barat perbatasan dengan Negara Palau tersebut dipimpin langsung Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw didampingi Panglima Komando Armada III Laksamana Muda TNI Irvansyah, Panglima Kodam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Gabriel Lema, Kapolda Irjen Daniel Tahi Monang Silitonga.
 
Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw mengatakan bahwa pembentangan dan penancapan bendera Merah Putih itu dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia tahun 2022.
 
Dia mengatakan bahwa Pulau Fani adalah pulau terluar perbatasan Indonesia dengan Negara Palau. Dahulu pulau tersebut dikuasai oleh nelayan-nelayan dari Negara Palau namun karena perjuangan para pendahulu sehingga menjadi bagian dari kedaulatan NKRI.


Baca juga: Ribuan Seniman Tampil di CFD Simpang Lima Semarang

 
Karena itu, kata dia, kegiatan pembentangan dan penancapan bendera Merah Putih tersebut menunjukkan simbol negara bahwa negara hadir dengan kekuatan untuk menjaga kedaulatan pulau tersebut.
 
Menurutnya, kegiatan itu juga untuk menunjukkan rasa hormat kepada para pendahulu yang telah berjuang dengan darah dan air mata untuk mendapatkan kemerdekaan yang kita nikmati saat ini.
 
Dikatakan bahwa melalui kegiatan ini kita harus berjanji dalam hati untuk tetap menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di pulau terluar wilayah Papua Barat.
 
Sebagai anak bangsa yang ada di wilayah Papua Barat hanya satu tugas kita yakin mengisi kemerdekaan Republik Indonesia dengan karya-karya yang nyata.
 
"Tidak perlu lagi berjuang dengan menyiapkan kekuatan dan sebagainya tetapi tugas kita hanya satu mengisi kemerdekaan yang sudah diraih dengan darah, keringat dan semua pengorbanan para pendahulu kita," ujarnya.
 
Waterpauw mencontohkan bahwa dirinya bisa berdiri berbicara sebagai pemimpin di bangsa Indonesia karena perjuangan para pendahulu bangsa ini. (Ant/OL-16)
 

Baca Juga

DOK Pribadi.

Tumbuhkan Gotong Royong, Tani Center IPB Gandeng PC NU Klaten

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 22:17 WIB
Tani Center IPB University, dengan berbekal kebanggaan terhadap kebinekaan bangsa serta pengetahuan tentang pertanian ekologis, berkomitmen...
MGN/ Triawati Prihatsari

Kapolda Jateng: Ledakan di Asrama Polisi Akibat Kelalaian Anggota

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 25 September 2022, 22:15 WIB
"Artinya saya pastikan bahwa ledakan di wilayah kita di daerah Sukoharjo, tidak ada unsur teror," ujar Kapolda...
Antara

Warga Evakuasi Polisi Korban Ledakan ke RS Moewardi Surakarta

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 25 September 2022, 21:45 WIB
Adapun ledakan kencang itu memakan satu korban, yakni Bripka Dirgantara...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya