Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
RUMAH sakit di Jawa Tengah kini mulai siaga menghadapi kemungkinan terjadinya wabah cacar monyet (monkeypox). Hal itu dilakukan setelah adanya satu pasien suspect yang saat ini masih menjalani isolasi di sebuah rumah sakit swasta setempat.
Pemantauan Media Indonesia Kamis (4/8), seorang warga Kabupaten Pati berprofesi sebagai sopir hingga kini masih menjalani isolasi di sebuah rumah sakit swasta di daerah itu setelah diketahui bergejala (suspect) cacar monyet.
Meski kondisi pasien dilaporkan mulai membaik, hasil uji laboratorium belum keluar.
"Masih terus kita lakukan perawatan sambil menunggu uji laboratorium untuk memastikan apakah itu cacar monyet atau bukan," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati Aviani Tritanti Venusia saat dimintai keterangan, Kamis.
Kasus gejala cacar monyet itu sendiri, lanjut Aviani, diketahui berawal ketika warga tersebut berobat ke salah satu rumah sakit
swasta karena mengalami gejala cacar monyet seperti demam disertai diare dan muncul bercak penyakit cacar.
Baca juga: Pemprov Jateng Terus Pantau Pasien Bergejala Cacar Monyet
Kemudian setelah berkonsultasi, dokter yang menangani menangani menyatakan suspect.
Sebagai langkah antisipasi, lanjut Aviani, pasien berprofesi sebagai sopir tersebut kemudian dilakukan perawatan dan isolasi. Sedangkan untuk memastikan penyakit yang diderita, sampel segera dikirim ke laboratorium tetapi hingga kini hasilnya belum keluar.
Sementara itu, mengantisipasi terjadinya wabah cacar monyet setelah mengetahui seorang warga Jateng bergejala, RSUP dr Kariadi Semarang telah menyiapkan 100 tempat tidur di ruang isolasi khusus.
"Kita siap menerima rujukan pasien cacar monyet, maka kita siapkan 100 tempat tidur dan ruang isolasi," kata Koordinator Humas RSUP dr Kariadi Semarang, Vivi Vira Viridianti.
Selain menyiapkan sarana dan prasarana tersebut, ungkap Vivi, rumah sakit ini juga telah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan yang terlatih untuk menangani pasien jika sewaktu-waktu dirujuk ke sini.
"Obat-obatan dan alat pelindung diri juga telah siap," tambahnya. (OL-16)
Kondisi tersebut, menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap ke permukiman warga di beberapa wilayah. .
Banjir merendam 12 desa di Grobogan dan jalur KA Karangjati-Gubug setinggi 25 cm. Delapan perjalanan KA mengalami keterlambatan. Simak selengkapnya.
GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akrab saat keduanya bersua di acara LKPD
PEMERINTAH resmi mengumumkan kebijakan work from home bagi aparatur sipil negara atau WFH ASN. Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menyiapkan penerapan pola kerja
GUBERNUR Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi meminta kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di wilayahnya agar menjadi pengungkit pendapatan daerah dan pertumbuhan ekonomi.
SEORANG remaja yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat terseret ombak di Pantai Watu Bale, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Otoritas kesehatan Inggris mengidentifikasi varian baru cacar monyet hasil rekombinasi clade Ib dan IIb. Para ilmuwan menilai dampaknya, sementara kasus global terus meningkat.
Mpox merupakan infeksi virus yang menyebar melalui kontak dekat dan biasanya menyebabkan gejala seperti flu dan lesi bernanah di sekujur tubuh.
Dua kasus suspek Monkey Pox (Mpox) atau cacar monyet yang dilaporkan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, bukan merupakan kasus konfirmasi Mpox.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa monkeypox (mpox) bukan lagi dianggap sebagai keadaan darurat kesehatan internasional.
Kasus Mpox atau cacar monyet kembali muncul di Indonesia. Ketahui gejala awal, penyebab penularannya, dan langkah pencegahan efektif agar tidak tertular penyakit ini.
Angka korban tewas akibat Mpox di Afrika telah mencapai 1.200 orang, sementara jumlah kasus yang tercatat tahun ini telah melampaui 62.000.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved