Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Ciamis, Jawa Barat sedang mempersiapkan hukumam bagi dua orang oknum guru yang melakukan tindak asusila. Yakni, KA, 52, yang berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) dan LI, 42, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yakni LI, 42.
Keduanya, terancam dipecat dari pemerintah daerah setelah video mesumnya yang berdurasi 2,50 detik dan foto beredar di group whatsApp Pendidikan Guru Republik Indonesia (PGRI). Sebelumnya LI telah memenuhi panggilan Dinas Pendidikan dan Polres Ciamis setelah melaporkan kasusnya.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis setelah beredar video mesum dua orang oknum guru SD di Kecamatan Sukadana. Perbuatan keduanya sangat memalukan terjadi di dunia pendidikan dan mereka harus siap menanggung akibat dari perbuatannya tersebut. Termasuk dipecat dari PNS dan PPPK.
"Kami akan memproses dan memberikan sanksi tegas pada kedua oknum guru berstatus PNS dan PPPK. Pemkab Ciamis telah membentuk tim ad hoc yang terdiri dari Inspektorat, BKPSDM dan Dinas Pendidikan tujuannya agar menangani secara khusus kasus tersebut," kata Bupati Ciamis Herdiat, kemarin (30/7/2022).
Bupati menyebutkan, kedua oknum guru sudah beberapa kali dipanggil untuk dimintai keterangannya. Namun yang datang hanya guru perempuan saja, sedangkan guru laki-laki sudah meninggalkan rumahnya tanpa pamit kepada istrinya. Tindakan asusila yang dilakukan keduanya sudah jelas melanggar kode etik sebagai ASN dan dikategorikan sebagai pelanggaran berat.
"Dua orang oknum itu telah melangar kode etik ASN dan PPPK. Dikategorikan sebagai pelanggaran berat dan sanksinya dipecat tidak dengan hormat. Kami, menunggu satu guru (lelaki) yang sampai sekarang ini malah kabur dan tidak bertanggungjawab atas masalahnya. Apalagi menyebarkan video dan foto tersebut ke dalam group whatsApp PGRI," ujarnya.
Sebelumnya, Video mesum berdurasi waktu 2,50 detik viral di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis melalui group whatsApp PGRI. Diduga video merekam PNS berinisial KA, 51 dan PPPK berinisial LI, 42. Keduanya sudah melakukan adegan seronok itu sejak lima tahun lalu sampai video dan foto-fotonya diunggah oleh KA.
Kapolres Ciamis AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro mengatakan, sudah menerima laporan video mesum tersebut yang dilaorkan pemeran perempuan di video berinisial LI. Dengan adanya laporan itu, kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan sudaha memeriksa enam orang saksi.
"Kami sudah memeriksa enam orang saksi atas perbuatan KA. Karena, KA telah menyebarkan video tersebut ke dalam group whatsApp PGRI dan membuat keluarga LI melaporkan kasusnya," katanya. (OL-13)
Baca Juga: Viral Video Pasangan Kekasih Berbuat Mesum di Alun-Alun Lembang
Sebagian siswa cenderung terlalu dimanja dan setiap persoalan kecil dilaporkan kepada orang tua, bahkan berujung pada kriminalisasi guru.
KEGELISAHAN guru terhadap kehadiran teknologi di ruang kelas kerap dianggap sebagai gejala baru.
Guru dan mahasiswa dilibatkan dalam pendidikan gizi di sekolah penerima MBG untuk meningkatkan kesadaran nutrisi dan mengoptimalkan konsumsi makanan siswa.
Saat harga tiket masuk ke museum murah saja, faktanya minat publik untuk wisata edukasi masih rendah.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan kementeriannya memberikan bantuan kepada ribuan guru korban bencana Sumatra berupa banjir bandang.
INDONESIA ialah negeri yang tak terpisahkan dari dinamika alamnya.
Wali kota memerintahkan adanya audit terhadap sistem pengawasan fisik maupun non-fisik guna memastikan tidak ada lagi celah bagi tindakan menyimpang di lingkungan sekolah.
WAKIL Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar, mengajak anak-anak Indonesia untuk berempati dan peduli kepada masyarakat yang terdampak bencana Sumatra.
BADAN Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memberikan 120 Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila kepada sekolah jenjang pendidikan Dasar dan Menengah di Kota Singkawang
Pelajar sekolah dasar (SD) di tiga desa yang berada di Morowali Utara yaitu Desa Bunta, Bungintimbe, dan Tanauge mendapatkan bantuan sepatu dan tas sekolah
SDN 1 Porara di Desa Morosi kini memiliki 16 ruang kelas, 22 guru, serta 500 murid, dengan 107 siswa baru tercatat pada tahun ajaran 2025.
Kegiatan ini diikuti siswa sekolah dasar kelas 5–6 dari Bojonegoro dan Jakarta dengan semangat besar untuk belajar sains, teknologi, engineering, dan matematika (STEM).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved