Jumat 29 Juli 2022, 17:38 WIB

Ganjar Pastikan WNI Korban Penipuan Kerja dan TPPO di Kamboja Dalam Kondisi Baik

Haryanto | Nusantara
Ganjar Pastikan WNI Korban Penipuan Kerja dan TPPO di Kamboja Dalam Kondisi Baik

MI/Haryanto
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, memastikan kondisi WNI yang menjadi korban penipuan dan TPPO di Kamboja baik.

 

GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo, memastikan pekerja migran warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penipuan kerja dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja dalam kondisi baik.

Hal itu disampaikan Ganjar setelah Ganjar melakukan panggilan video secara langsung dengan para korban pada Kamis (28/7) kemarin.

"Kemarin saya sudah video call dengan mereka, kondisinya baik-baik saja semua, ada satu yang sakit," ujar Ganjar ditemui di kantornya, Semarang, Jumat (29/7/2022).

Kepastian itu didapatkan setelah pihak KBRI di Kamboja tak henti-hentinya berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat. Ganjar juga meminta KBRI untuk berkomunikasi dengan pihak perusahaan yang menipu korban.

Dengan tanggap menggerakkan jajarannya dan KBRI, Ganjar tak hanya ingin kepastian dari satu pihak saja, melainkan langsung dari korbannya dan datang langsung ke lokasi tempat para korban disembunyikan.

Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa ke-54 WNI yang menjadi korban penipuan kerja dan TPPO perusahaan investasi itu tidak dalam kondisi disekap.

"Maka kemarin masih 'nanti akan diproses', saya bilang, tidak. Suruh turun ke lokasi ngecek betul apa yang terjadi. Sambil membuat back up mengamankan mereka," jelas Ganjar.

"Jadi saya mau fair, bahwa mereka tidak (mengalami) kekerasan dengan beberapa orang menyampaikan kan tidak hanya dari Jawa Tengah saja. Saya sampaikan saya mau ngomong langsung," lanjut Ganjar.

Agar kejadian seperti ini tidak terulang, Ganjar mengimbau bagi para pekerja yang ingin bekerja di luar negeri untuk mengikuti aturan yang ada dengan mendaftar di agen atau perusahaan resmi dan tidak melalui jalur ilegal.

"Karena beberapa waktu lalu ada kejadian begini juga di sana dan sudah dikembalikan, ditarik lagi. Maka saya minta siapapun yang mau kerja keluar tolong ikuti aturan semuanya sehingga kami bisa pantau," pesan Ganjar.

Sebelumnya, sebanyak 54 pekerja migran WNI menjadi korban penipuan penempatan kerja dan TPPO dari perusahaan investasi ilegal. Korban pun sempat meminta pertolongan yang diberitakan melalui media sosial. (OL-13)

Baca Juga: Ganjar Gerak Cepat Koordinasi Tangani WNI yang Disekap di ...

Baca Juga: Kemlu Tangani 53 Korban Penipuan Kerja di Kamboja

Baca Juga

Dok. Pribadi

Persiapan Jelang HUT Provinsi Maluku ke-77 Sudah 90 Persen

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 23:55 WIB
Pelaksanaan rapat paripurna istimewa DPRD Provinsi Maluku dalam rangka HUT Provinsi Maluku ke-77 akan berlangsung pada pukul 14.00 WIT,...
DOK.MI

BPBD: 696 Rumah Warga Medan Terendam Banjir, 2.247 Jiwa Terdampak

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 23:30 WIB
BPBD juga sempat mengevakuasi 14 korban banjir di dua titik, yakni Jalan Luku, Gang Bersama, Kuala Bekala lima orang terdiri atas dua...
ANTARA

Ribuan Warga Bentangkan Bendera Merah Putih di Pantai Pangandaran

👤Kristiadi 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 23:00 WIB
Kegiatan ini diharapkan menumbuhkan nasionalisme dan menanamkan semangat patriotisme di dada rakyat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya